| Kasus Suap Buol |
|
|
| |
| Anak Buah Hartati Divonis 1,5 Tahun | Wednesday 14 Nov 2012 10:02:58 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Yani Ansori, General Manager Supporting PT Hardaya Inti Plantations, terdakwa perkara suap untuk mengurus izin hak guna usaha lahan perkebunan sawit, divonis penjara satu tahun enam bulan dan denda Rp 50 juta subsider kurungan tiga bulan, Senin (12/11). Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menyatakan, anak ...Berita Selengkapnya |
| Ancaman 20 Tahun Penjara untuk Amran Batalipu | Thursday 25 Oct 2012 15:15:29 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Bupati Buol Amran Batalipu, yang menjadi terdakwa dalam kasus kepengurusan surat Izin Usaha Perkebunan (IUP) dan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit PT Hardaya Inti Plantation di Sulawesi Tengah, terancam dengan hukuman 20 tahun penjara. Surat dakwaan dibacakan tim Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Tindak Pid ...Berita Selengkapnya |
| KPK Incar Kasus di Pemprov Jateng | Saturday 22 Sep 2012 00:45:12 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Wali Kota Semarang Non Aktif Soemarmo Hadi Saputro kembali menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Soemarmo yang masih menjalani hukuman dalam kasus suap APBD Kota Semarang ini dimintai keterangan dalam penyelidikan dugaan kasus korupsi di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
"Soemarmo dimintai keteranga ...Berita Selengkapnya |
| Suap Buol, Tersangka Seret Hendarman Supandji | Sunday 16 Sep 2012 15:47:07 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Nama bekas Jaksa Agung Hendarman Supandji muncul dalam kasus suap Bupati Buol Amran Batalipu. Hendarman disebut - sebut oleh Amran telah direkrut sebagai direksi di salah satu perusahaan milik Hartati, sehingga persoalan lahan di Buol, Sulawesi Tengah, bisa diselesaikan.
”Terkait dengan permasalahan lahan 4.500 hektare, H ...Berita Selengkapnya |
| Ditahan, Hartati Bicara Soal Pegawainya | Thursday 13 Sep 2012 00:07:12 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Hartati Murdaya, sebagai pengusaha yang memiliki unit usaha yang tidak sedikit, mengutarakan kekhawatirannya soal pegawai di perusahaannya terkait penahannya. Pasalnya, bila tersangka kasus Buol itu ditahan, tentunya Hartati tidak lagi mampu mengurusi secara langsung unit-unit usahanya.
"Saya hanya sedih begitu banyak ora ...Berita Selengkapnya |
| Hartati Resmi Ditahan KPK | Wednesday 12 Sep 2012 20:09:54 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (12/9), resmi menahan tersangka kasus suap pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Siti Hartati Murdaya. Pemilik PT Hardaya Inti Plantation dan PT Cipta Cakra Murdaya itu ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK.
Hartati ditahan usai menjalani pem ...Berita Selengkapnya |
| Hartati Diperiksa Sebagai Tersangka Jum'at Ini | Wednesday 05 Sep 2012 10:52:34 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi berencana memeriksa tersangka kasus dugaan suap terhadap Bupati Buol Amran Batalipu, Siti Hartati Murdaya, Jumat (7/9). Pengusaha yang pernah menjabat sebagai anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat tersebut akan diperiksa sebagai tersangka.
"SHM (Siti Hartati Murdaya) akan kami periksa pada ...Berita Selengkapnya |
| Suap Proyek PON, Rahmat Syahputra Dituntut 3,5 Tahun | Thursday 23 Aug 2012 14:42:40 |
 |
RIAU, Berita HUKUM - Rahmat Syahputra, terlibat dalam pengaturan dan penyerahan uang lelah atau suap sebesar Rp900 juta untuk anggota DPRD Riau. Jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi menuntut terdakwa Rahmat Syahputra dengan hukuman penjara 3,5 tahun terkait kasus suap PON XVIII Riau, di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.
"Agar terdakwa dijatuhi hu ...Berita Selengkapnya |
| KPK Segera Menahan Hartati | Thursday 23 Aug 2012 09:30:08 |
 |
MAKASAR, Berita HUKUM - Ketua KPK Abraham Samad, memastikan akan menahan Hartati Murdaya. Kepastian ini disampaikan Abraham dalam forum silaturahmi di warung kopi Phoenam, Makassar.
Pada kesempatan forum yang dihadiri beberapa elemen tersebut, seperti aktivis, advokat, akademisi, juga wartawan, Abraham tidak menjelaskan kepastian waktu penahanan ...Berita Selengkapnya |
| Dua Anggota DPRD Riau Didakwa Korupsi | Sunday 19 Aug 2012 19:51:26 |
 |
RIAU, Berita HUKUM - M Faisal Aswan dan Muhammad Dunir, anggota DPRD Riau penerima dana suap Rp 900 juta untuk memuluskan revisi Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 tentang Perubahan Anggaran Arena Menembak PON Riau 2012, disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Pekanbaru, Riau.
Jaksa Mochamad Rum dari Komisi Pemberantasan ...Berita Selengkapnya |
|
|