Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Internasional
 
Warga AS Peringati Tragedi 9/11 | Sunday 11 Sep 2011 22:25:01

NEW YORK (BeritaHUKUM.com) – Pemerintah AS sendiri menggelar peringatan 10 tahun serangan teroris 9 September 2001 lalu itu di sejumlah kota, yakni New York, Washington dan Pennsylvania. Tiga lokasi tersebut dipilih, karena menjadi tempat terjadinya empat insiden pembajakan pesawat yang berujung pada tewasnya hampir 3.000 orang.

Seperti dikutip
...

Peringatan Tragedi 9/11 Dihantui Rasa Khawatir | Saturday 10 Sep 2011 21:10:57

NEW YORK (BeritaHUKUM.com) - Para anggota keluarga korban tragedi serangan 11 September (9/11) berkumpul hari Minggu besok di Ground Zero, New York, Amerika Serikat. Untuk pertama kalinya, peringatan tahunan tragedi 9/11 diadakan tanpa bayang-bayang Osama bin Laden. Osama yang dituding menjadi dalang serangan 9/11 tersebut sudah tewas dalam serang ...

Pendemo Rusak Kedubes Israel di Kairo | Saturday 10 Sep 2011 20:14:32

KAIRO (BeritaHUKUM.com) – Puluhan pendemo berhasil masuk ke dalam Kedubes Israel di Kairo, Mesir. Mereka langsung menerobos masuk dan membuang ratusan dokumen ke luar dari jendela. Hal itu terjadi sehari setelah demonstran merusak pagar gedung berlantai 21 yang digunakan sebagai kantor perwakilan negara Yahudi itu dengan menggunakan palu dan tanga ...

Cina Hukum Pendemo | Friday 09 Sep 2011 21:18:25

BEIJING (BeritaHUKUM.com) - Pengadilan China memvonis seorang aktivis prodemokrasi selama Sembilan bulan penjara. Pria bernama Wang Lihong itu dinilai bersalah, karena melakukan aksi demonstrasi.

Hukuman tersebut menunjukkan tidak nyamannya pemerintah China berhadapan dengan warga mereka yang vokal. Vonis bagi Lihong itu dijatuhkan, setelah den
...

Tunisia Tangkap Orang Dekat Khadafi | Friday 09 Sep 2011 16:48:31

TUNIS (BeritaHUKUM.com) – Kepolisian Tunisia pada Rabu (7/9) waktu setempat, menangkap Jenderal Khouildi Hamidi. Ia merupakan satu dari beberapa pembantu terdekat Moammar Khadafi, kata laporan radio FM lokal Mosaique pada Kamis (8/9).

Seperti diberitakan Associated Press, Khouildi ditangkap di Bandara Carthage Tunis, ketika para pejabat Libia b
...

Khadafi Bantah Bersembunyi di Niger | Friday 09 Sep 2011 01:04:25

NIKOSIA (BeritaHUKUM.com) – Mantan penguasa Libya Moamar Khadafi membantah dirinya bersembunyi di Niger, negara tetangganya. Ia pun mengecam kabar yang sengaja dihembuskan stasiun televisi Arrai, yang berpusat di Damaskusm Suriah itu, sebagai bagian dari perang urat syaraf.

"Semua itu tak lebih dari sekedar perang urat syaraf dan dusta. Mereka
...

Kebakaran Hebat Landa Dua Negara Bagian AS | Wednesday 07 Sep 2011 16:24:23

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Kebakaran hebat melanda dua negara bagian Amerika Serikat (AS), yakni California dan Texas sejak Minggu (4/9) waktu setempat lalu. Kebakaran menghancurkan lebih dari 1.000 rumah.

Seperti dilansir CNN, kebakaran di negara bagian California terjadi akibat kecelakaan pesawat yang jatuh di hutan wilayah Tehachapi. Api lan
...

CEO Yahoo Dipecat Via Telepon | Wednesday 07 Sep 2011 12:27:18

SAN FRANCISCO (BeritaHUKUM.com) – Kabar mengejutkan datang dari Yahoo. Chairman Yahoo Inc, Roy Bostock memecat Chief Executive Officer-nya (CEO) Carol Bartz hanya melalui telepon pada Selasa (6/9) waktu setempat atau Rabu (7/9).

Alasan pemecatan tersebut, karena Carol dianggap tidak mampu menggenjot pertumbuhan dalam dua tahun terakhir ini seca
...

Demi Kemanusiaan, Aljazair Tampung Keluarga Khadafi | Monday 05 Sep 2011 19:59:51

ALJIR (BeritaHUKUM.com) - Perdana Menteri Aljazair, Ahmed Ouyahia membela keputusan negaranya untuk menampung anggota keluarga Moamar Khadafi dan menyebut keputusan itu berdasarkan pada azas kemanusiaan.

Seperti dikutip Reuters, istri pemimpin terguling Libia tersebut Safia, putrinya Aisha serta dua putranya Mohammed dan Hannibal memasuki Aljaz
...

Sebar Berita Bohong, Terancam 30 Tahun Penjara | Monday 05 Sep 2011 11:26:27

MEXICO CITY (BeritaHUKUM.com) – Ini peringatan penting bagi pengguna twitter. Berpikirlah sebelum men-twit. Kalimat ini tampaknya bakal diingat terus oleh seorang penyiar radio dan guru matematika, Gilberto Martinez Vera, yang menghadapi tuntutan penjara 30 tahun akibat menyiarkan berita palsu di jejaring sosial Twitter.

Keduanya didakwa menyeb
...



First Previous Next Last


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]