Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pencurian
Waspada, KP3 Lhokseumawe Banyak Maling Berkeliaran
Saturday 11 May 2013 00:21:59

Jamaluddin, wartawan koran online acehnationalpost.com.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Nongkrong di kawasan Pantai KP3 Kota Lhokseumawe memang sangat mengasyikkan. Sebab di kawasan bibir pantai tersebut bukan hanya terkenal indahnya menikmati wisata alam, melainkan juga dapat menikmati aneka khas makanan Aceh maupun daerah lainnya.

Namun perlu diwaspadai, ternyata tempat itu selain asyik juga banyak copet maupun maling-maling yang siap menerkam mangsanya disaat korban lengah dari pandangannya. Sebagaimana yang menimpa terhadap Jamaluddin, salah seorang wartawan koran online acehnationalpost.com, pada Kamis (9/5) malam sekira pukul 24:00 WIB telah kehilangan peralatan kerjanya.

Kepada pewarta BeritaHUKUM.com, Jamal menuturkan bahwa dia membenarkan telah kehilangan peralatan kerjanya berupa Laptop warna putih merek Toshiba serta kamera Sony. Diceritakan, saat itu korban sedang nongkrong bersama temannya disalah satu cafe di pinggir laut.

Kata dia, barang-barang tersebut ia simpan di dalam jok sepeda motor miliknya dengan posisi di belakang yang berjarak sekitar 50 meter dari tempat dimana ia nongkrong. Sontak saja, disaat ia hendak mengambil peralatan itu ternyata sudah lenyap dan Jamal menduga peralatanya dicuri oleh maling.

"Padahal laptop dan kamera saya simpan di jok sepmor, nggak tahunya sudah lenyap," ungkapnya yang turut diamini oleh rekan-rekannya.

Tidak ingin terjadi kembali seperti dirinya, oleh sebab itu dia menghimbau kepada rekan-rekan dan pengunjung pantai KP3 Kota Lhokseumawe untuk waspada, dan pastikan semua barang-barangnya aman saat berkunjung di pantai itu, pungkas Jamal.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Pencurian
 
Polda Kaltim Menangkap 4 Pelaku Pencurian Monitor Alat Berat di Lokasi Proyek IKN
 
Tidak Terbukti Dalam Dakwaan Jaksa, Majelis Hakim PN Samarinda Vonis Bebas Terdakwa Rizki Rinaldi
 
Kasus Jagal Kucing di Medan, Tersangka dan Barang Bukti Diserahkan ke Kejaksaan
 
7 Pelaku Spesialis Pencurian Sepeda Dibekuk Jatanras Polda Metro Jaya
 
Begini Modus Pelaku Gasak Handphone Pegawai Jasa Pengiriman
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]