Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Perancis
Warga Prancis Protes Tolak Pernikahan Gay
Sunday 18 Nov 2012 16:31:17

Warga Prancis Protes Tolak Pernikahan Gay.(Foto: Ist)
PERANCIS, Berita HUKUM - Mereka yang menentang aturan mengatakan aturan baru akan menghapus sejumlah hak anak.

Puluhan ribu orang melakukan aksi unjuk rasa di Paris, Prancis pada hari Sabtu (17/11) menentang rencana pengesahan aturan yang akan membolehkan pasangan gay melakukan pernikahan dan mengadopsi anak.

Kepolisian mengatakan setidaknya ada 70000 orang yang melakukan aksi unjuk rasa turun ke jalan di kota Paris.

Selain di Paris aksi unjuk rasa dengan tuntutan serupa juga terjadi di Lyon, Toulouse dan Marseille.

Pengunjuk rasa di Paris dilaporkan mengenakan kaos merah muda dan syal serta membawa balon merah muda yang dihiasi dengan gambar seorang pria dan wanita memegang tangan anak-anak.

Mereka yang terlibat dalam aksi ini merupakan bagian dari kelompok penganut Katholik dan sejumlah kelompok pendukung hak untuk membentuk keluarga dengan prinsip tradisional yang kuat.

Sebelumnya Presiden Prancis, Francois Hollande berjanji akan melakukan perubahan dalam aturan hukum Prancis yang akan memungkinkan pasangan gay dan lesbian boleh melakukan pernikahan dan adopsi.

Meski mendapat penentangan dari kelompok oposisi dan Gereja Katholik namun pemerintahan sosialis Hollande telah menyetujui rancangan aturan tersebut awal bulan ini.

Rancangan soal pernikahan dan hak adopsi anak bagi pasangan gay tersebut rencananya akan diperdebatkan di parlemen Prancis pada bulan Januari mendatang.

Prancis sebelumnya telah mengijinkan perkawinan sipil pasangan yang berjenis kelamin sama, tetapi dalam janji kampanyenya Presiden Francois Hollande mengatakan akan memperluas hak mereka.

Pertentangan besar
Dalam aksi unjuk rasa ini sejumlah peserta menyuarakan sejumlah alasan menentang rencana penerapan aturan tersebut.

"Seorang anak membutuhkan kasih saya dari seorang ayah dan ibu, dia membutuhkan sosok bapak dan ibu dan aturan ini akan membuat hak anak itu tidak dimungkinkan lagi," kata salah satu pengunjuk rasa, Marthe Vignault.

"Kita tidak bisa melawan kondisi alamiah yang telah digariskan."

Meski demikian laporan juga menyebutkan sejumlah aksi unjuk rasa tandingan yang mendukungan perkawinan berjenis kelamin sama tetap terjadi di sejumlah lokasi di Prancis.

Wartawan BBC di Paris mengatakan persoalan ini merupakan salah satu persoalan yang paling banyak menimbulkan perbedaaan di publik dan harus dihadapi oleh pemerintahan Hollande.

Sebelumnya Ketua Dewan Uskup Prancis, Kardinal Andre Vingt-Trois menggambarkan pernikahan gay sebagai sebuah kebohongan.

Saat ini dalam aturan hukum Prancis hanya pasangan yang telah menikah boleh melakukan adopsi anak.

Sementara aturan hukum di sejumlah negara Eropa seperti Jerman, Swedia dan Inggris menyatakan adopsi juga boleh dilakukan oleh pasangan gay.(bbc/bhc/sya)


 
Berita Terkait Perancis
 
Sarkozy Resmi Diselidiki Aparat Prancis
 
Perancis Selidiki Penikaman Tentara di Paris
 
Usai Didemo, Perancis Malah Legalkan Pernikahan Sesama Jenis
 
Dua Pelaku Tewasnya Tiga Pegiat Kurdi Berhasil Ditangkap
 
Warga Prancis Protes Tolak Pernikahan Gay
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]