Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Aceh
Wali Nangroe Peusijuek Caleg Partai Aceh
Sunday 22 Sep 2013 19:49:51

Para Petinggi Partai Aceh (PA).(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Sebanyak 102 Calon Legislatif (Caleg) untuk Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), DPR Kabupaten Aceh Utara, serta DPR Kota Lhokseumawe, pada Minggu (22/9) dipeusijuek.

Para caleg dipeusijuek oleh Ulama Kharismatik Aceh, Abi Jali, Tgk Matanglada, Pemangku Wali Nangroe (WN), Tuha Peut PA Pusat, Zaini Abdullah, berikut Ketua KPA/PA Pasee, Tgk Zulkarnaini. Acara tersebut berlangsung di Komplek Makam Sulthan Malikussaleh, Samudra, Geudong, Aceh Utara.

Ketua KPA/PA Pasee, Tgk Zulkarnaini dalam sambutannya mengharapkan do'a restunya kepada masyarakat untuk mendukung seluruh Caleg dari PA yang akan maju ke tingkat Provinsi, DPD, Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

Disebutkan, jumlah caleg dari PA yang bakal maju ke DPR dari wilayah Pasee yaitu untuk DPR kabupaten/Kota dan Provinsi sebanyak 98 caleg, ditambah 4 orang caleg dari DPD. "Kita berharap dengan do'a restu dari masyarakat, PA dapat meraih kursi secara maksimal," kata Tgk Zulkarnaini.

Dia menambahkan, acara peusijuek ini sengaja di tempatkan di Makam Malikussaleh yaitu guna mengingat sejarah perjuangan Sulthan di masa perjuangan selain mengirimkan do'a kepada ulama-ulama terdahulu.

Disamping itu juga untuk mengingatkan publik bahwa Makam tersebut sampai hari ini kondisinya sangat memprihatinkan, sementara makam-makam di daerah lainnya seperti di Jakarta sangat bagus.

Ketua KPA/PA Pusat, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Muallem yang diwakili Tgk Abu Radak juga menyampaikan bahwa dengan hadirnya PA ini diharapkan dapat memberikan perubahan yang baik terhadap Aceh. Menurutnya PA saat ini sudah memenuhi kuota yang telah ditentukan oleh KIP sebanyak 120 persen termasuk kuota perempuan.

"PA adalah partai berkuasa saat ini, kita optimis kedepan Aceh lebih baik," tukasnya.

Turut hadir dalam acara itu Pemangku WN, Malek Mahmud, Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, Ketua KPA/PA Pusat yang mewakili, Tgk Abu Radak, Ketua KPA/PA Pasee, Tgk Zulkarnaini, Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, serta kader-kader PA, berikut tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan ribuan undangan lainnya.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Partai Aceh
 
Muzakir Manaf: Haram Dukung Capres PDI-P
 
Doto Zaini Mengutuk Penembakan di Bireun
 
Selesai Kampanye, Kader PA Kritis Di Tembak OTK
 
Di Langsa, Posko Caleg Partai Aceh Diduga Dibakar OTK
 
Kantor Caleg PDI-P Aceh Tengah Diserang Massa Partai Aceh
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]