Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Wali Nanggroe Aceh
Wali Nanggroe Minta Kontestan Pemilu Jaga Keharmonisan
Friday 07 Mar 2014 21:16:58

Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar.(Foto: BH/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Situasi jelang pesta rakyat pada 9 April 2014 mendatang kian memanas dan tak terelakkan. Hampir setiap hari terjadi aksi teror dan keributan antara partai politik di Aceh.

Menanggapi hal ini, Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haytar meminta kepada seluruh kontestan ataupun para peserta Pemilihan Umum (Pemilu), dan para calon legislatif, kader dan simpatisan partai untuk sama-sama menjaga keharmonisan di Aceh.

"Saya mengajak para Alim Ulama, tokoh adat, untuk turut menyukseskan pemilu ini sesuai tupoksinya masing-masing," Ajak Wali Nanggroe Aceh, seusai di peusijuek di Pendopo Walikota Langsa, Jum'at (7/3) pagi tadi.

Dihadapan para tokoh agama, tokoh adat, pejabat Kota Langsa dan para tamu undangan, Wali meminta kepada seluruh elemen sipil di Aceh untuk mengikuti Pemilu pada 9 April 2014 mendatang, dengan tujuan agar terwujudnya suara rakyat sesuai komitmen-komitmen yang telah disepakati.

"Demi seksusnya Pemilu, diharapkan kepada aparat keamanan untuk dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat, dan penegak hukum harus bertindak tanpa diskriminasi," demikian pungkas Wali Nanggroe Aceh.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Wali Nanggroe Aceh
 
Wali Nanggroe Minta Kontestan Pemilu Jaga Keharmonisan
 
Manipulasi Sejarah
 
Ini Kata Akademisi Unimal Terkait Pengukuhan Wali Nanggroe
 
Polda Aceh Berikan Pengamanan Pengukuhan Wali Nanggroe Alasan Politik
 
Mantan Combatan Gerakan Aceh Merdeka Tolak Malek Mahmud
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]