Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pencemaran Nama Baik
Tridianto Haram Meminta Maaf ke Wamenkum HAM Denny Indrayana
Thursday 09 Jan 2014 17:02:04

Ilustrasi, Mantan Ketum DPC Cilacap Partai Demokrat, Tri Dianto.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Ketua DPC Cilacap Partai Demokrat, serta salah seorang dari Loyalis Anas Urbaningrum di PPI Tri Dianto menegaskan tuduhan Wamenkum HAM Denny Indrayana kepada dirinya dinilai salah alamat. Dia menyatakan haram hukumnya bila meminta maaf terhadap Denny.

"Kalau mau melaporkan Ma'mun Murod silahkan saja. Saya tidak takut, karena saya tidak tahu apa-apa. Yang ungkap pertemuan itu yaitu Ma'mun Murod di KPK," ujar Tri Dianto kepada wartawan di Jakarta, Kamis (9/1).

Dia menjelaskan, haram baginya untuk meminta maaf kepada Denny karena pernyataan adanya pertemuan Bambang Widjojanto dan Denny Indrayana di kediaman Presiden SBY di Cikeas Bogor, Triadianto hanya mefoto Cofy pernyataan Murod kepada wartawan yang menanyakan tentang pertemuan tersebut.

"Kalau mau melaporkan Tri Dianto ke Mabes ya silahkan, monggo. Hari ini saya katakan, haram untuk saya meminta maaf kepada Denny Indrayana," tegasnya lagi.

Sementara itu, Denny Indrayana, mengendarai Toyota Camry hitam dengan nomor polisi B 1409 RFJ mengenakan baju batik motip corak Banjarmasin, Kalimantan datangi Mabes Polri dengan di damping 2 pengacaranya, dari kantor law yer Muchtar Ali, SH, dan Alex Lay, SH, namun Alex Lay sendiri sedang dalam kondisi sakit.(bhc/put)


 
Berita Terkait Pencemaran Nama Baik
 
Diduga Lalai, Pengusaha Muda Laporkan sebuah Bank Pemerintah ke Polisi
 
Kasus Denny Siregar, Kapolda Jabar: Saya Baru Dengar dari Wartawan
 
Ustadz Maheer Ditangkap, Tengku Zulkarnain Tanya Soal Penghina Habib Rizieq
 
Hina Marga Silaban, Pemilik Akun Facebook Tiger Wong Dipolisikan
 
Antara George Floyd dan Said Didu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]