Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
DPO
Tim Tabur Kejaksaan Berhasil Tangkap DPO Kejari Jakpus Sejak Tahun 2013
2021-01-30 11:00:11

Dharana Herlambang Parikesit, Terpidana yang juga DPO Kejari Jakpus sejak 2013 saat digelandang Tim Tabur.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan RI, telah berhasil menangkap seorang terpidana, yang sudah menjadi DPO Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat (Jakpus) sejak tahun 2013. Dia adalah seorang PNS bernama R. Dharana Herlambang Parikesit (55 Tahun).

Menurut Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Dr M. Yusuf Putra pihaknya telah berhasil menangkap terpidana atas nama R. Dharana Herlambang Parikesit, di daerah Tanjung Barat, Jakarta Selatan, bersama tim Intelijen Kejaksaan Agung dan Tim intelijen Kejati DKI Jakarta.

"Benar, pada hari ini Jum'at tgl 29 Januari 2021 sekitar pukul 15:40 Wib, Intelijen Kejaksaan Agung bersama intelijen Kejati DKI telah mengamankan terpidana R. Dharana Herlambang Parikesit di Jl. Tanjung 28 Blok J No. 12 RT 7 RW 2 Tanjung Barat Jagakarsa Jakarta Selatan. Yang bersangkutan merupakan DPO Kejari Jakarta Pusat sejak tahun 2013," ujarnya, Jumat (29/1).

Menurut Yusuf, terpidana R. Dharana Herlambang sebelumnya telah dinyatakan bersalah melanggar Pasal 12B Ayat (1) Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Dia telah diputus dengan hukuman Penjara selama 1 Tahun 6 bulan dan Denda sebesar Rp.50 juta. Sesuai Putusan Kasasi MA RI Nomor 2222.K/Pidsus/2012 Tgl 6 Januari 2013. Karena ia menerima gratifikasi sebesar Rp.70 juta dari wajib pajak PT. Kalimantan Steel yang ditresfer melalui rekening BCA oleh konsultan pajak pada saat ia menjabat sebagai Pemeriksa Pajak Wilayah Pontianak," tandasnya.(bh/ams)


 
Berita Terkait DPO
 
KPK Bawa 3 Koper Setelah Geledah Rumah Wantimpres Era Jokowi
 
Tim Tabur Kejaksaan Tangkap DPO Kejati Kaltim, Terpidana Kasus Pertambangan
 
Terpidana Abednego Buronan Kejari Samarinda, Diamankan Tim AMC Kejagung di Dompu NTB
 
DPO Wicang Terpidana Kasus Sabu-Sabu di Samarinda Akhirnya Ditangkap
 
Kejati Kalbar Berhasil Tangkap Buronan Kejari Pontianak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]