Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Century
Tiga Pimpinan KPK Rapat dengan Panwas Century
Wednesday 27 Feb 2013 11:14:57

Pimpinan KPK saat rapat dengan Panwas Century di gedung DPR RI, Rabu (27/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Rabu (27/2) di gedung DPR RI, bertemu dengan Panitia Pengawas (Panwas) kasus Century DPR RI. Hingga saat ini, rapat masih berlangsung. Tiga pimpinan KPK yang menghadiri adalah Abraham Samad, Busyuro Muqaddas, dan Adnan Pandupraja.

Panwas Century menyinggung komentar Firdaus Djaelani, Anggota komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seperti diketahui, usai diperiksa KPK, Firdaus mengatakan pemberian FPJP itu kebijakan BI memberikan itu. Nah pernyataan itulah yang membuat Panwas Century merasa miris.

Selain itu, Panwas century juga menyambut baik jika Anas Urbaningrum, mantan Ketua Umum Demokrat ingin membuka kunci kasus Century ini.

Ketika dikonfirmasi pada Juru Bicara KPK, Johan Budi SP belum bisa memberikan materi apa saja data yang dibawa pimpinan KPK dalam rapat Panwas ini. Johan hanya membenarkan jika KPK akan melaporkan perkembangan penyidikan kasus Century yang telah ditangani KPK saat ini dengan menetapkan dua orang mantan pejabat Bank Indonesia sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam kasus dugaan korupsi Rp. 6,7 triliun itu.

"Pimpinan KPK bertemu dengan Panwas Century DPR, pagi ini di DPR," kata Johan. Dalam sepekan ini, KPK memang selalu memanggil sejumlah pejabat terkait kasus ini.

Dari pantauan dalam rapat Panwas Century, tidak ada Anas Urabaningrum yang sebelumnya dikabarkan bahwa Panwas Century dikabarkan bakal memanggilnya.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus Century
 
Asia Sentinel Akhirnya Minta Maaf Ke SBY, Partai Demokrat dan Rakyat Indonesia
 
SBY: Tangkap dan Penjarakan Saya Kalau Fitnah Itu Benar
 
Demo HMS Tuntut Sri Mulyani dan Boediono Mesti Dimeja Hijaukan terkait Kasus Bank Century
 
Diluncurkan, Buku Tim Sembilan Membongkar Skandal Century
 
Timwas Century Minta Pemerintah Serahkan Potensi Aset Yang Bisa Dikembalikan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]