Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pembunuhan
Terungkap!! Dalang Pembunuhan Warga Negara Taiwan Juga Janjikan 'Tugas Lain'
2020-08-13 20:02:25

Tampak Kanit V Subdit Resmob, AKP Rulian Syauri saat memulai rekonstruksi pembunuhan warga negara Taiwan yang digelar di Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi atau adegan kasus pembunuhan terhadap warga negara Taiwan bernama Hsu Ming Hu, Kamis (13/8). Rekontruksi digelar di dua lokasi, di halaman Resmob Ditreskrimum PMJ sebagai tempat pengganti dan tempat kejadian perkara (TKP) yakni rumah korban di perumahan Deltamas, Cluster Carribea, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Dalam rekonstruksi awal di halaman Direktorat Reskrimum Resmob Polda Metro Jaya itu, terungkap bahwa dalang kasus pembunuhan, SS tak hanya ingin menghabisi Hsu Ming Hu saja.

"Ternyata dalam pertemuan kedua, tersangka SS ini menjanjikan kepada tersangka S yang saat ini masih DPO yaitu akan memberikan tugas lainnya," kata Kanit V Subdit Resmob, AKP Rulian Syauri di Mapolda Metro Jaya.

Terkait itu, petugas masih mendalami niat SS karena satu tersangka masih DPO.

"'Tugas lain" dapat diartikan untuk melukai orang lain. Cuma siapa sasaran selanjutnya akan kita dalami," ujar Rulian.

Adapun para tersangka yang dihadirkan dalam rekonstruksi berjumlah 4 orang, yaitu SS, FI alias FT, AF dan SY. Di awal rekonstruksi, 3 tersangka yaitu FI alias FT, AF dan SY memeragakan pertemuan di Rumah Makan Alam Asri, Bekasi dan mereka membahas rencana pembunuhan terhadap Hsu Ming Hu.

Masih di lokasi halaman Resmob Polda Metro, adegan rekonstruksi dilanjutkan ketika para tersangka melakukan pertemuan di kantor notaris milik tersangka FT dan berlanjut di salah satu pool truk. Dalam pertemuan itu para tersangka merencanakan teknis pembunuhan terhadap Hsu Ming Hu.

Rekontruksi selanjutnya dilakukan di kawasan perumahan Deltamas di Cluster Carribea, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Di lokasi TKP pembunuhan, para tersangka memeragakan aksi rencana pembunuhan tersebut. Mulai dari memasuki komplek perumahan hingga rencana membuang korban ke Sungai Citarum, Subang.

"Untuk rekonstruksi disini (TKP pembunuhan) ada 51 adegan," sebut Rulian.

Diberitakan sebelumnya, Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap 4 dari 9 pelaku pembunuhan berencana terhadap warga negara Taiwan bernama Hsu Ming Hu (52) yang jasadnya dibuang di Sungai Citarum, Subang, Jawa Barat.

Para pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yaitu pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP dan atau Pasal 351. Ancaman pidana penjara seumur hidup atau hukuman mati.(bh/amp)


 
Berita Terkait Pembunuhan
 
Update kasus kematian dosen Untag Semarang, AKBP Basuki jadi tersangka
 
Reka Ulang Kasus Anak Majikan Bengkel Pukul Korban dengan Palu hingga Tewas, Ada 18 Adegan
 
Polda Metro Tangkap 2 ART Pelaku Tindak Pidana 340, 338 dan 368 KUHP
 
Fakta Baru Penyelidikan Kasus Kematian Satu Keluarga di Bekasi, Dugaan Kuat 3 Korban Diracun Bukan Keracunan
 
Perkara Pembunuhan Brigadir J, Terdakwa Ferdy Sambo Dituntut Pidana Penjara Seumur Hidup
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]