Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Import Daging
Suswono Akui Pernah Gelar Pertemuan dengan PT Indoguna
Monday 18 Feb 2013 21:48:12

Suswono, Menteri Pertanian (Mentan) usai diperiksa KPK, Senin (18/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Suswono, Menteri Pertanian membenarkan pertemuan yang digelar antara dirinya dengan Direktur Utama PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman dan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) di Medan, Sumatera Utara. Namun, ia tidak menjelaskan apa isi pertemuan itu.

Usai diperiksa KPK sebagai saksi empat tersangka kasus suap impor daging, ia mengatakan, "ya pernah melakukan pertemuan di Medan. Intinya semua sudah saya jelaskan apa adanya," ujar Suswono usai diperiksa KPK, Jakarta, Senin (18/2).

Ketika terus didesak oleh para wartawan perihal isi pertemuan itu, Menteri asal PKS itu tidak menjelaskan secara gamblang. Hanya saja yang ia tegaskan jika pertemuan itu tidak ada kaitannya dengan kasus suap yang menyeret Luthfi Hasan Ishaaq mantan Presiden PKS.

"Sebagaimana yang sudah pernah saya sampaikan, sama sekali tidak ada terkait dengan kepemimpinan saya terhadap empat tersangka ini," kilah Suswono.

Entah apa yang dibahas dalam pertemuan itu. Suswono tidak menjelaskan, tapi berkali-kali ia membantah bahwa pertemuan itu tidak bahas masalah impor daging.

"Pokoknya saya sudah sampaikan apa adanya, dan posisi saya hanya sebagai saksi. Saya sudah sampaikan secara gamblang kepada KPK," papar Suswono.

"Jadi saya sebagaimana tadi bilang, saya dipanggil sebagai saksi empat tersangka. Tentu saja saya memberi keterangan apa adanya. KPK bekerja profesional dan independen, semua saya jelaskan apa adanya, sama sekali tidak terkait dengan empat tersangka," terang Suswono.

Sebelumnya, Kuasa Hukum tersangka Luthfi Hasan Ishaaq, Muhammad Assegaf mengatakan kliennya pernah menggelar pertemuan bersama dengan Suswono dan Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman, beberapa hari sebelum operasi tangkap tangan suap pengurusan kuota daging impor di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat.

Menurut Assegaf, pertemuan tiga pihak itu digelar di Medan membahas soal daging di Indonesia. "Iya, itu di Medan, 10-11 Januari 2013," ungkap Assegaf beberapa waktu lalu.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus Import Daging
 
MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
 
Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
 
Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
 
Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
 
Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]