Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Simulator SIM
Sudah 7 Jam Diperiksa, Polda Sumbar Belum Keluar dari Gedung KPK
Friday 01 Mar 2013 17:09:50

Gedung KPK.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Kepala Kepolisian Derah Sumatera Barat, Brigadir Jenderal (Pol) Wahyu Indra Pramugari. Sudah sekitar 7 jam orang nomor satu di kepolisian Sumbar itu diperiksa penyidik KPK. Namun, hingga berita ini diturunkan, Wahyu Indra belum juga keluar.

Polda Sumbar itu diperiksa terkait penyidikan kasus dugaan korupsi proyek simulator Surat Izin Mengemudi (SIM) Korps Lalu Lintas Kepolisian RI, Jumat (1/3). Wahyu diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Inspektur Jenderal Djoko Susilo (DS). "Diperiksa untuk tersangka Djoko Susilo," kata Priharsa Nugraha kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK.

Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan kedua bagi Wahyu. Sebelumnya, ia diperiksa, Selasa (19/2) lalu. Selain memeriksa Wahyu, KPK hari ini juga memanggil istri muda Djoko yakni Dipta Anindita, serta Budi Susanto, Rismawan, dan PNS bernama Halijah.

KPK memeriksa Wahyu karena dia dianggap tahu soal proyek simulator SIM. Selain Djoko Susilo, dalam kasus ini yang dijadikan tersangka adalah Didik Purnomo, Direktur PT Citra Mandiri Metalindo; Abadi Budi Susanto, dan Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia; Sukotjo S Bambang.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus Simulator SIM
 
Pengadilan Tipikor Vonis Budi Susanto 8 Tahun dan Denda Rp.17 Milyar
 
Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Perberat Vonis Irjen Djoko 18 Tahun Penjara
 
KPK: Vonis Irjen Djoko Susilo Kurang dari 2/3, KPK Resmi Ajukan Banding
 
Sebagian Harta Jenderal Djoko Susilo di Sita Untuk Negara
 
Irjen Polisi Djoko Susilo di Vonis 10 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]