Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
Suami Tugas di Papua, Istri Ditiduri Oknum Satpol PP
Sunday 23 Jun 2013 17:34:36

Kadis Syari'at Islam, Drs Ibrahim Latif MM dan SW yang diduga melakukan mesum dengan NN.(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Oknum Satpol PP Kabupaten Aceh Timur, SW dan NN yang berstatus Istri TNI yang sudah empat bulan bertugas di Papua, digelandang warga ke Kantor Wilayatul Hisbah (WH) Langsa.

Oknum SW selain anggota Satpol PP, juga imam di desanya, diduga melakukan mesum dengan Wanita Idaman Lain (WIL) NN di tempat tinggalnya Gampoeng Simpang Lhe kecamatan Langsa Barat.

Menurut pengakuan SW, dirinya sudah lama berteman dengan NN, karena sering minum kopi di tempat NN, yang berjualan di depan kantor Satpol PP Aceh Timur. Pada malam naas tersebut, SW baru pulang dari Perlak menghadiri pesta keluarga NN sekitar pukul 22:30 WIB.

Merasa lelah karena sudah terbiasa, SW meminta istirahat di tempat NN, bak gayung bersambut, NN yang lagi kesepian akibat ditinggal suaminya berdinas di Papua.

Sementara kepala kantor Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Drs Ibrahim Lafif MM saat di konfirmasi media ini, Minggu (23/6) di ruang kerjanya, membenarkan ada menerima pelaku SW dan NN yang diserahkan warga Gampoeng Simpang Lhe, yang diduga melakukan mesum.

Ibrahim Lafif menambahkan, SW bertugas di Satpol PP Aceh Timur dan Imam di desa Pondok Pabrik kecamatan Langsa Baro, sedangkan NN berdasarkan pengakuannya istri TNI, saat ini suaminya sedang bertugas di Papua.

Antara NN dan SW sudah lama kenal, dan berkawan pada saat digrebek warga pukul 02:30 WIB dini hari Minggu (23/6), SW sedang tidur di kamar atas rumah NN, sementara keluarga NN mencoba menutupi kasus tersebut, agar tidak diketahui publik.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]