Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Kasus Pembobolan Citibank
Suami Siri Malinda Dee Ngotot Tidak Bersalah
Thursday 12 Jan 2012 21:59:50

Andhika Gumilang alias Juan Ferrero (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Suami siri Inong Malinda alias malinda Dee, Andhika Gumilang kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (12/1). Sidang yang beranggedakan pembacakan duplik (tanggapan pembelaan atas replik penuntut umum), berlangsung tidak lama. Terdakwa Andhika melalui kuasa hukumnya, Devie Rahmawati menolak tuntutan yang ditimpakan kepada kliennya itu.

Dalam dupliknya tersebut, kubu Andhikamenyatakan bahwa tindakan Malinda Dee sama sekali tidak diketahui Andhika. Ia hanya ikut terseret dalam kasus kejahatan perbankan serta kasus pencucian uang yang dilakukan istri sirinya itu. "Duplik ini untuk mempertegas bahwa Andhika Gumilang tidak bersalah, karena dia benar-benar tidak mengetahui dengan harta kekayaan yang diberikan kepadanya merupakan hasil tindak pidana," kata Devie.

Ia juga menyatakan bahwa jawaban jaksa atas pledoiterdakwa Andhika (replik) itu, tidak menyentuh substansi pembelaan yang dibacakan tim kuasa hukum pada persidangan terakhir. "Penuntut umum hanya melakukan pengulangan terhadap dakwaannya, dengan mengandalkan keterangan terdakwa dan saksi, tanpa mengurainya lebih lanjut. Padahal, seluruh saksi yang dihadirkan tidak kenal dengan terdakwa (Andhika). Bahkan, sebagian besar tidak pernah bertemu dengan terdakwa," tambahnya.

Selain soal uang yang diterima Andhika dari Malinda, perkara KTP atas nama Juan Ferrero juga dibuat oleh Malinda dengan tujuan tertentu. Hal itu pun tanpa sepengetahuan Andhika. Hal ini juga menegaskan bahwa terdakwa Andhika hanya dijadikan korban oleh Malinda. Dengan fakta yang ada ini, kubu Andhika berharap majelis hakim yang diketuai Yonisman memutus Andhika bebas.

Usai membacakan duplik tersebut, terdakwa Andhika langsung meninggalkan ruang persidangan tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Ia memilih langsung naik mobil tahanan yang akan membawanya ke sel tahanan. Ia juga berusaha menyembunyikan wajahnya dari bidikan kamera fotografer dan cameramen dengan menundukan wajahnya.

Sebelumnya, penuntut umum menuntut terdakwa Andhika Gumilang dnegan hukuman enam tahun penjara dan denda Rp 350 juta subsider lima bulan kurungan. Hal ini didasari bahwa dalam pemeriksaan persidangan, terdakwa dianggap bersalah dan terbukti melanggar pasal 6 ayat (1) huruf a,b,d,f jo pasal 5 ayat (1) UU Nomor 25/2003 jo UU Nomor 8/2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang jo pasal 263 ayat (2) KUHP tentang pemalsuan dokumen.(dbs/bie)


 
Berita Terkait Kasus Pembobolan Citibank
 
Adik dan Ipar Malinda Dee Divonis Penjara
 
Malinda Dee Masih Menunggak Rp 2 Miliar Untuk Ferrari
 
Suami Siri Malinda Dee Ngotot Tidak Bersalah
 
Adik dan Ipar Malinda Dee Minta Dihukum Ringan
 
Adik dan Ipar Malinda Dee Dituntut Hukuman Bui
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]