Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Sony
Sony Konsen Mengembangkan Kamera DSLT
Wednesday 14 Mar 2012 03:25:18

Skema cara kerja kamera DSLT (Foto: Ist)
LONDON (BeritaHUKUM.com) - Produsen kamera professional Sony mengembangkan teknologi Digital Single Translucent Mirror Technology (DSLT). Jika sebelumnya Sony memproduksi kamera DSLT dengan sensor APS-C, kali ini vendor teknologi asal Jepang memproduksi kamera full frame.

Hal itulah yang disampaikan Juru bicara Sony di Inggris, Paul Gange. " Kami telah membuat pernyataan yang jelas selama IFA, bahwa kami tengah menggodok kamera full-frame untuk pengenalan lini SLT selanjutnya," ujarnya seperti yang dilansir di TechRadar, Selasa (13/3).

Paul menilai ini sebagai langkah pihaknya dalam mengebrak pasar kamera professional. "Sekarang kami tidak memiliki lini SLR, dan perhatian kami adalah untuk mengembangkan teknologi SLT yang akan menggebrak pasar,” tambahnya.

Dari penampilannya kamera DSLT tidak begitu berbeda dengan kamera DSLR. Karena yang membedakan dua kamera ini adalah dari pemakaian cermin di rana, di mana DSLT memakai cermin tembus menggantikan cermin rana yang diusung DSLR.

Dengan sistem kaca transparan ini maka kamera tidak perlu membuka dan menutup cermin rana sehingga kecepatan pengambilan gambar meningkat secara drastis. Hebatnya lagi sistem ini tidak mengenal Shutter Count (SC). Sehingga kemungkinan umur kamera semakin awet.

Sebelumnya sony sudah mengeluar produk DSLT pada versi A33 dan A55. Dimana cermin prisma jendela bidik ditiadakan dan diganti dengan tekhnologi jendela bidik digital sekelas kamera prosumer agar lebih kecil dan compact. (dbs/biz)


 
Berita Terkait Sony
 
Tanggapan CEO Sony dengan Serangan Peretas
 
Sony Siapkan Android Cyber-Shot dan Walkman
 
Sony Center Kini Ada di Gandaria City
 
PlayStation Network Kena Hack, Sony Didenda Rp 3,8 Miliar
 
Sony Akan Jual Kantor Pusatnya di AS
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]