Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Kasus Pembunuhan
Sidang Pembunuhan Buntut dari Pilkades
Thursday 07 Feb 2013 19:16:04

Pengadilan Negeri Semarang (Foto: Ist)
SEMARANG, Berita HUKUM - Sidang di Pengadilan Negeri (PN) Semarang kasus pembunuhan terdakwa Marto Sumeri (59) diwarnai aksi unjuk rasa sekitar 20-an massa dari keluarga korban, Kamis (7/2) siang.

Massa yang datang menggunakan 2 truk dan 2 mobil itu berorasi memakai megafon dan menggelar spanduk meminta aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada terdakwa.

Menurut anak dari korban (Triyono (55), warga Udanwuh, Kaliwungu, Kabupaten Semarang, kami minta terdakwa Marto Sumeri dihukum seberat-beratnya agar tidak terulang lagi kasus pembunuhan di desa kami.

Selain mengerahkan massa, keluarga korban juga melayangkan surat kepada Ketua PN Semarang dengan tuntutan serupa, surat tersebut dibubuhi tanda tangan dukungan dari 150 warga desa.

Sidang ketiga ini digelar dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi, empat saksi yang diajukan oleh jaksa ke persidangan adalah Sukarti (60), Suranto, Winarno dan Sihman.

Menurut saksi Sukarti (saksi utama), dalam keterangannya dipersidangan, kulo sampun nyuwun pak Marto supados mandek anggenipun mlathok-mlathok pak Triyono, nanging pak Marto sampun kalap (Saya sudah minta pak Marto supaya tidak membacok pak Triyono, namun dia sudah kalap.

Meski diliputi rasa khawatir akan terjadi anarkisme dari pihak keluarga korban, namun sidang yang dipimpin ketua majelis hakim Kadarwoko ini berlangsung lancar, Polisi sempat menggeledah satu per satu para warga tersebut karena khawatir membawa senjata tajam.

Untuk diketahui, Marto Sumeri ditangkap setelah membunuh Triyono yang tidak lain adalah tetangganya sendiri pada akhir Maret lalu, pembunuhan itu berlatar belakang politik pemilihan kepala desa.(sun/kjs/bhc/rby)


 
Berita Terkait Kasus Pembunuhan
 
Sidang Pembunuhan Buntut dari Pilkades
 
Majelis Hakim Tolak Eksepsi dari John Kei
 
Sidang Vonis Pembunuhan Karyawati BRI Syriah Medan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]