Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Gempa
Seruan Nasional: Jum'at Untuk Lombok
2018-08-10 09:19:55

Ilustrasi. Akibat Gempa Lombok.(Foto: Istimewa)
LOMBOK, Berita HUKUM - Beredar Seruan Nasional Jum'at Untuk Lombok pada Jumat (10/8) melalui pesan media sosial whatsapp yang diterima oleh redaksi BeritahUKUM.com dari salah seorang warga Lombok Herry Whardhana yang selamat dan sedang berada di pengungsian di Lombok Utara akibat mengalami musibah Gempa dahsyat 7 SR pada, Minggu (5/8) lalu.

Jumlah korban meninggal dunia hingga Kamis (9/8) sore mencapai 259 orang. Korban yang tertimpa reruntuhan diperkirakan masih ada dan upaya evakuasi masih dilanjutkan. Ada 270.168 orang mengungsi. Puluhan ribu rumah hancur. Apalagi gempa susulan masih terus menerus terjadi.

Inilah Seruan Nasional, Jum'at Untuk Lombok :

"Pulau seribu masjid kini luluh lantak. Masjid dan Mushala tak lagi tegak berdiri. Kita kehilangan, 381 saudara telah berpulang. Sementara ribuan lainnya terluka. Gempa, menguji keimanan dan ketaqwaan mereka. Atau bahkan, keimanan kita juga.

Daerah-daerah terdampak yang cukup terpencil, membuat pergerakan team penyelamat harus berpacu dengan waktu. Bantuan belum mencukupi, meski telah banyak lembaga turun tangan. Uluran tangan kita masih sangat dibutuhkan.

Sahabat Masjid, mengajak kepada masjid-masjid di seluruh Indonesia. Mari kita gelorakan Jum'at untuk Lombok. Serentak di seluruh Indonesia pada Jum'at 10 Agustus 2018.

Di hari jum'at yang mulia, kita berdoa bersama untuk Lombok dan Indonesia, dilanjutkan dengan Pengumpulan donasi dari para jamaah shalat jum'at dan para dermawan lainnya. Silakan salurkan ke lembaga mana saja yang terpercaya dan amanah.

Pulau seribu masjid, memanggil kita untuk bersatu dan berjamaah menolong mereka. Semoga, uluran tangan kita meringankan kesedihan mereka dan diridhoi Allah SWT. Aamiin.

Bantu sebarkan kebaikan ini wahai sahabat-sahabat shalih. Blast ke semua kontak dan jaringan. Posting di medsos. Agar Dari sabang sampai merauke kita Kompak dan Bersatu Fastabiqul Khairat Untuk Lombok.

#JumatUntukLombok
#BaleUntukLombok
#MasjidBersatu.(wa/hw/bh/sya)


 
Berita Terkait Gempa
 
Gempa Mematikan 7,8 SR di Turki dan Suriah, Total Korban Meninggal Sedikitnya 3.500 Orang
 
Team AREA DPD Bekasi Peduli Kirim Bantuan ke Lokasi Gempa Bumi Cianjur
 
6 Orang Meninggal dalam Gempa Magnitudo 6,1 Mengguncang Malang
 
Sebanyak 42 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa 6,2 SR di Sulawesi Barat
 
Konsisten Dampingi Lombok, Wujud Ta'awun MDMC dan LazisMu untuk Negeri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]