Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Pakistan
Serangan Helikopter Nato Tewaskan 25 Tentara Pakistan
Saturday 26 Nov 2011 22:29:49

Pasukan Nato menunggu sebuah helikopter mendarat yang akan digunakan untuk patroli dan serangan udara terhadap tempat-tempat persembunyian gerilyawan Talibat (Foto: Muslimdaily.com)
ISLAMABAD (BeritaHUKUM.com) – Helikopter Pakta Pertahanan Atlantik Utara (Nato) yang berasal terbang dari Afghanistan, menyerang sebuah pos pemeriksaan militer Pakistan. Akibat insiden ini, sebanyak 25 tentara Pakistan tewas.

Sejumlah pejabat Pakistan mengatakan, helikopter Nato dari Afghanistan itu, telah menyerang sebuah pos pemeriksaan militer di barat laut Pakistan. Selain mengakibatkan 25 tentara tewas, tujuh lainnya menderita luka cukup serius.

Seperti dilansir VOA News, Sabtu (26/11), seorang juru bicara militer Pakistan mengatakan, serangan sebelum fajar pada Sabtu di daerah kesukuan Mohmand, dekat perbatasan Afghanistan itu dianggap tidak beralasan dan sembarangan. Pakistan pun langsung menutup rute pasokan Nato, menyusul serangan udara tersebut.

Sementara itu, seorang juru bicara Nato di Kabul, Afghanistan menyatakan bahwa koalisi internasional telah mengetahui peristiwa yang dianggap insiden itu. Pihaknya akan melakaukan investigasi dan mengumpulkan lebih banyak fakta tentang apa yang terjadi sebenarnya.

Sedangkan sejumlah pejabat AS mengatakan, daerah kesukuan Pakistan merupakan tempat perlindungan bagi Taliban yang telah menentang pasukan AS di Afghanistan selama 10 tahun. Pihaknya pun akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut atas insiden ini.(voa/sya)


 
Berita Terkait Pakistan
 
Mantan Perdana Menteri Imran Khan Diringkus KPK Pakistan
 
Imran Khan, Mantan PM Pakistan, Ditembak Saat Protes Pemerintah - Siapa Terduga Pelaku?
 
Mahasiswa Pakistan Disiksa Hingga Tewas karena 'Menista' Agama
 
Serangan Bunuh Diri di Sekolah Polisi Pakistan, Puluhan Tewas
 
Bioskop-Bioskop Pakistan Boikot Film India Akibat Ketegangan di Kashmir
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]