Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Polisi Tewas
Sepanjang Januari 2012, Tiga Polisi Tewas Dikeroyok Warga
Wednesday 01 Feb 2012 21:06:14

Seorang petugas polisi yang emosional menendang pengendara motor yang diduga melanggar aturan lalu lintas (Foto: Kaskus.us)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Hubungan Polri dengan masyarakat kian hari kian buruk. Terbukti, di awal 2012 makin banyak polisi yang dikeroyok warga. Berdasarkan catatan Indonesia Police Wacth (IPW), sebelas anggota Polri telah dikeroyok masyarakat. Bahkan, tiga di antaranya tewas.

Data itu dapat diartikan bahwa sepanjang Januari 2012, setiap tiga hari ada satu anggota Polri dianiaya masyarakat. Hal ini dikarenakan profesionalisme Polri makin memprihatinkan, sehingga kehilangan wibawa dan sering menjadi korban brutalisme warga.

“Data ini patut menjadi perhatian serius pimpinan Polri. Sebab, pada Januari 2012 saja sudah ada 11 polisi yang babak belur dikeroyok dan ditembak warga. Sedangkan pada 2011, tidak ada polisi yang dikeroyok warga. Yang ada hanya delapan polisi yang ditembak. Mereka ditembak atau dilukai pelaku kejahatan dan dugaan bunuh diri dengan senjata api,” kata Ketua Presedium IPW, Neta S Pane, dalam rilis yang diterima wartawan di Jakarta, Rabu (1/2).

IPW menilai, aksi pengeroyokan itu terjadi sebagai kompensasi warga yang jengkel melihat sikap dan prilaku polisi, sehingga mereka bersikap nekat. Melihat fenomena ini, IPW mengimbau Polri harus segera membenahi sikap, prilaku dan kinerja jajarannya. “Dengan begitu kewibawaan Polri tetap terjaga. Jika benturan polisi dengan warga terus terjadi, maka wibawa Polri akan makin ambruk,” pungkas Neta.

Sedangkan data 2011 yang menyebutkan tidak ada polisi yang dikeroyok warga, namun adalah delapan polisi yang tewas. Dari jumlah itu, enam di antaranya ditembak tersangka kejahatan, satu polisi dibacok penjahat hingga luka berat dan enam polisi yang diberondong senjata, lima di antaranya tewas dan dua diduga bunuh diri dengan senjata api.(dbs/bie)


 
Berita Terkait Polisi Tewas
 
Kapolda Jabar Pimpin Upacara Pemberangkat Jenazah Brigadir Nurul Affandi
 
Siang Bolong, Anggota Polisi Tewas di Tembak
 
Brigadir M Syarif Mappa, Dibunuh Kernet Metromini
 
2 Pria Diamankan Terkait Tewasnya Anggota Brimob Brigadir M. Syarif
 
Brigadir M Syarif Mappa, Anggota Brimob Tewas di Pasar Minggu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]