Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 

Senat AS Setujui Sanksi Baru Bagi Iran
Saturday 03 Dec 2011 00:13:25

Senat AS menyetujui rancangan untuk mengenakan sanksi baru terhadap Iran (Foto: AP Photo)
WASHINGTON (BeritaHUKUM.com) – Para anggota Senat Amerika SErikat (AS) dengan suara 100 lawan 0 mendukung rancangan yang bertujuan untuk mengucilkan dan melumpuhkan bank sentral Iran. Rancangan tersebut hendak memutuskan setiap perusahaan atau lembaga keuangan yang berurusan dengan bank sentral Iran dari pasar AS.

Hasil pemungutan suara itu, berarti rancangan tadi akan dilampirkan pada rancangan belanja pertahanan yang lebih besar – tetapi rancangan tersebut menghadapi rintangan legislatif tambahan dan kemungkinan veto Presiden Barack Obama, karena hal lain yang tidak ada hubungannya.

Seperti dikutip VOA News, Jumat (2/12), Gedung Putih juga telah mengecam sanksi tersebut dengan alasan sanksi itu dapat menghukum sekutu AS dan mengurangi dukungan internasional pada usaha menentang program nuklir Iran.

Sebelumnya, Uni Eropa memperketat tekanan ekonomi terhadap Iran. Para diplomat mengatakan 180 pejabat dan perusahaan Iran akan terkena ganjaran baru itu. Mereka juga sepakat untuk mempertimbangkan ganjaran masa depan terhadap sektor angkutan dan energi vital Iran.

Negara-negara kuat Barat mencurigai Iran sedang berusaha mengembangkan senjata nuklir, meski Teheran mengatakan program nuklirnya bertujuan damai. Israel pun sempat menyatakan ingin menyerang Iran, tapi Rusia memperingatkan negara Zionis itu untuk tidak menyerang Iran.(voa/sya)


 
Berita Terkait
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]