Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Aceh
Sebanyak 371 Bacaleg Aceh Diuji Baca Al-qur'an
Wednesday 08 May 2013 17:06:08

Suasana tes baca al-quran para Bacaleg di Aula Kantor Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jalan Tgk Nyak Adam Kamil Kota Lhokseumawe, Rabu (8/5).(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Aceh Utara, pada Rabu (8/5) menggelar uji kemampuan membaca Al-qur'an terhadap Bakal Calon Legislatif (Bacaleg).

Uji Al-qur'an yang dilaksanakan di Aula Kantor Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jalan Tgk Nyak Adam Kamil Kota Lhokseumawe diikuti oleh sebanyak 371 bacaleg yang terdiri dari 9 Parpol.

Ketua Pokja KPU Aceh Utara, Ayi Jufridar SE mengatakan pelaksanaan tes baca qur'an itu dimulai hari ini sampai besok Kamis (9/5). Katanya lagi, untuk hari ini saja peserta ujian sebanyak 371 bacaleg dari 9 Parpol.

Masing-masing terdiri dari Partai NasDem, PKB, PKS, PDI-Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN berikut dari Partai Persatuan Pembangunan. Sedangkan untuk besok disusul oleh 200 bacaleg yang merupakan dari 6 parpol.

Sekretaris tim uji baca Al-qur'an, Drs. H. Ridwan Hasansyah menyebutkan bahwa pelaksanaan uji kemampuan bacaan qur'an juga melibatkan dari unsur Majelis Pemusyawaratan Ulama (MPU), Lembaga Pendidikan Tilawatil Qur'an (LPTQ), serta Ikatan Persaudaraan Qari-qari'ah Aceh Utara.

Adapun materi yang diujikan ialah dinilai dari kemampuannya dalam membaca Al-qur'an diantaranya Makhrajul Huruf, Tajwid, Nada dan Adab membaca qur'an.

"Untuk Makhrajul Huruf harus mencapai nilai 40, kemudian ilmu tajwid dan nada 40, dan adab 20,” pungkas Ridwan.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]