Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Aceh
Rocky Tinjau Hulu Sungai Jambo Reuhat
Friday 16 Aug 2013 01:51:49

Bupati Aceh Timur Hasballah (Rocky) bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Mahyudin ST, saat meninjau hulu Sungai Jambo Reuhat di Kecamatan Banda Alam.(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Pasca bajir yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Timur, pada Selasa lalu (13/8) Bupati Hasballah (Rocky) didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Mahyuddin ST, Kepala Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pemadam Kebakaran, Ir.M.Yasin serta Kabag Humas & Protokol Setdakab Aceh Timur T.Amran SE, meninjau langsung salah satu hulu sungai di daerah yang paling parah terkena dampak banjir.

Desa Jambo Rehat Kecamatan Banda Alam, di hului sungai tersebut Hasballah memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Mahyuddin ST, untuk segera melakukan normalisasi hulu sungai dengan program percepatan pembangunan infrastruktur dasar pedesaan, mengingat banyak tanaman milik masyarakat yang terendam banjir.

"Namun terlebih dahulu kita akan meminta masyarakat untuk merelakan tanah miliknya yang berada di pingiran daerah aliran sungai guna pelebaran hulu sungai Jambo Rehat tersebut, ” ujar Hasballah.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Aceh Timur Mahyudin ST, mengatakan akan segera mengerahkan alat berat excavator (beko), dan segera melakukan pelebaran dan pendalaman hulu sungai Jambo Rehat tersebut, guna mengantisipasi melimpahnya air yang mengakibatkan terjadinya banjir di beberapa desa yang dilalui sungai Jambo Rehat.

Mahyudin ST menambahkan dana yang digunakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut, akan diambil dari dana tangap darurat Aceh Timur dan hal ini segera harus dilakukan guna lebih meningkatkan hasil pertanian masyarakat.

Geuchik Jambo Rehat Zulkifli Daud menjelaskan setiap hujan deras turun sudah dipastikan daerah yang dialiri sungai tersebut mulai dari hulu sampai beberapa desa yang dilaluinya akan terendam banjir, baik perumahan, areal persawahan dan perkebunan milik masyarakat yang jumlahnya mencapai ratusan hektar.

Hal tersebut menurut Zulkifli, sangat merugikan masyarakat petani dan mengkhawatirkan hasil pertanian mereka akan gagal panen, seperti jagung, padi, pala wija dan lainnya. Rombongan sangat mengkhawatirtkan ratusan hektar tanaman padi milik masyarakat terancam gagal panen akibat masih terendam banjir.

Minta PU Provinsi Perbaiki Dinding Irigasi.

Pada kesempatan tersebut Hasballah beserta rombongan juga berkesempatan melihat langsung keadaan dinding irigasi sepanjang 8 kilometer, kondisi saat ini rusak parah dan sudah rubuh yang mengakibatkan luapan air irigasi langsung masuk ke areal persawahan milik masyarakat di Gampong Jambo Rehat, Blang Rambong dan beberapa desa lainnya yang berada dalam Wilayah Kecamatan Banda Alam.

Bupati Aceh Timur Hasballah meminta pihak PU Provinsi Aceh untuk segera turun kelapangan, dan segera memperbaiki tembok pinggiran irigasi Jambo Rehat yang hancur tersebut, guna menyelamatkan lahan pertanian dan areal persawahan milik masyarakat yang jumlahnya ratusan hektar tersebut.

“Kita minta pihak dinas Pekerjaan Umum Provinsi Aceh untuk segera turun kelapanggan sekaligus memperbaiki dinding irigasi tersebut karena irigasi ini merupakan tangung jawab pihak provinsi dan dananya juga berada di provinsi bukan di kabupaten” ujar Hasballah.

"Saya perintahkan para Camat untuk menyurati masyarakat yang masih mendirikan bangunan di atas saluran irigasi atau DAS, untuk segera memindahkan bangunan miliknya, dan bagi para pemilik rumah yang juga mendirikan rumahnya di atas irigasi akan segera direlokasi ketempat lain, agar tidak mengangu kelancaran air pada irigasi tersebut," pungkas Hasballah.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]