Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pencurian
Resmob Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Pencurian dan Judi
2016-10-23 15:50:53

Kasubdit Resmob AKBP Budi Hermanto dan Kanit IV Resmob Kompol Teuku Arsya Khadaf saat jumpa pers gelar perkara dengan barang bukti dan para tersangka di Polda Metro Jaya, Minggu (23/10).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya banyak mengungkap kasus kriminal dua pekan terakhir yang terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya,

Kasubdit Resmob AKBP Budi Hermanto mengatakan, ada beberapa faktor penyebab munculnya tingkat kriminal, seperti faktor ekonomi dan kesempatan.

"Misalnya maraknya kasus pencurian sepeda motor atau rumah kosong, pelaku melakukan karena melihat kesempatan. Sepeda motor di parkir sebarang tempat atau rumah kosong kelihatan dari lampu teras yang tidak dimatikan pada siang hari, ini membuat pelaku memiliki kesempatan," ujar AKBP Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Minggu (23/10).

Bahkan, modus baru pencuri sepeda motor mempunyai master kunci. Dengan menggunakan master kunci pencuri dengan cepat melakukan aksinya.

"Kasus master kunci, disarankan bagi pengguna sepeda motor bila parkir harus menggunakan kunci ganda," katanya.

Selanjutnya, Kanit IV Resmob Kompol Teuku Arsya Khadafi mengungkapan kasus judi togel Singapura dan judi bola.

Tersangka Toni Darmawan melakukan perjudian di jalan Bungur Besar XVI Kemayoran, Jakarta Pusat. "Omset tersangka perbulan mencapai 50 juta," ungkap Kompol Arsya.

Barang bukti yang diamankan 20 buku tabungan BCA, satu ATM BCA, satu kalkulator dan enam handphone.

Kemudian, Kanit II Resmob mengungkap kasus perjudian. Tidak tanggung-tanggung, praktik perjudian tersebut dilakukan pelaku di dekat pos polisi lalu lintas (Pospol Lantas) di Cawang, Jakarta Timur.

"Perjudian ini kita tindaklanjuti dari laporan masyarakat ada praktik judi jenis togel Hongkong di dekat Pospol Lantas Cawang," papar Kompol Deddy Kurniawan.

Satu tersangka atas nama Goti Tarihoran (49) berhasil ditangkap pada Senin 17 Oktober 2016. Polisi masih memburu satu orang lainnya berinisial H daftar pencarian orang (DPO).

Tersangka menawarkan judi togel Hongkong kepada teman-temannya mulai pukul 19.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Sebelum nomor togel keluar, perjudian dilakukan setiap hari.(bh/as)


 
Berita Terkait Pencurian
 
Polda Kaltim Menangkap 4 Pelaku Pencurian Monitor Alat Berat di Lokasi Proyek IKN
 
Tidak Terbukti Dalam Dakwaan Jaksa, Majelis Hakim PN Samarinda Vonis Bebas Terdakwa Rizki Rinaldi
 
Kasus Jagal Kucing di Medan, Tersangka dan Barang Bukti Diserahkan ke Kejaksaan
 
7 Pelaku Spesialis Pencurian Sepeda Dibekuk Jatanras Polda Metro Jaya
 
Begini Modus Pelaku Gasak Handphone Pegawai Jasa Pengiriman
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]