Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
RSUZA Terindikasi Telantarkan Pasien Laka Lantas
Friday 02 Aug 2013 23:51:28

Pasien Telantar Rusli 25 tahun Warga Desa pante pirak kecamatan Susoh kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Aceh, terindikasi telantarkan Rusli Pasien Laka Lantas di kawasan Neuheun Aceh Besar.

"Rusli 25 tahun Warga Desa pante pirak kecamatan Susoh kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mengalami kecelakaan saat pulang kampung (mudik), pada tanggal (31/7), Rusli mengalami patah tulang paha.

"Saat ini terbaring di Ruang Jempa 3 kamar no 7, hingga saat ini belum mendapat pelayanan dari pihak Dokter, menurut Informasi yang berhasil di himpun awak media ini, Pasien tersebut ditunda operasinya hingga pada lebaran ke 10, dengan alasan dokter tidak ditempat, alias pulang kampung.

"Yayasan Advokasi Rakyat Aceh mengecam keras Kinerja Doker dan pihak pihak yang bertugas pada rumah sakit RSUZA, hal tersebut disampaikan Diretur bidang advokasi Rakyat miskin Yudhistira, pada awak media ini.

"Yudhistira menambahkan, Opersi patah tulang harus di lakukan segerakan mungkin dan tidah boleh di tunda, kalau di tunda akan mengakibatkan infeksi tulang.

"Sementara Humas Rumah Sakit Umum Dr Zainol Abidin yang di hubungi melalui Henpon Selulernya, mengarahkan awak media ini menghubungi kabid pelayanan Medis pada rumah sakit tersebut.

"Namun Sampai berita ini tayangkan di meja redaksi, belum ada tanggapan apapun dari pihak RSUZA, kepala bidang Pelayanan Medik Dr Nurnikmah berulang Kali di hubungi awak media ini, melalui Nomor Henpon Selulernya tidak (belum) ada respon.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]