Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Pertamina
Puasa-Lebaran, Pertamina Region V Siapkan Pasokan Lebih
Tuesday 09 Jul 2013 11:27:22

Afandi (paling kiri), GM Marketing Operational Region V (MOR).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
SURABAYA, Berita HUKUM - PT Pertamina (Persero) Marketing Operasional Region (MOR) V mulai antisipasi lonjakan konsumsi bahan bakar. Sesuai prediksi kenaikan bahan bakar akan terjadi di semua sektor, baik itu Bahan Bakar Minyak (BBM), LPG, maupun Avtur, Selasa (9/7).

Untuk itu PT Pertamina MOR V akan menambah pasokan premium sebasar 13 persen dibanding hari normal. LPG dipredikasi mengalami peningkatan 10 persen dan Avtur meningkatan 12 persen.

Bahan Bakar jenis LPG diprediksi akan mengalami lonjakan sejak awal puasa, sebab LPG digunakan untuk sektor rumah tangga. Sementara untuk BBM dan Avtur akan mengalami peningkatan konsumsi pada H-7 hingga H+7.

Afandi GM Marketing Operational Region V mengatakan, Kebutuhan BBM bersubsidi untuk transportasi darat dipredikasi mulai mengalami peningkatan pada H-7 hingga H+7 Lebaran.

Solar akan ditambah 10 persen atau 167.000 KL dari konsumsi normal sebesar 151.300. Sementara premium naik menjadi 370,900 dari konsumsi normal sebesar 329.000. “Kami juga akan melakukan operasi pasar,” kata Afandi.

Untuk itu Pertamina meyakini stok BBM bersubsidi dalam jumlah yang cukup dan selalu tersedia di enam Terminal BBM (TBBM) di Jatim. Untuk menyediakan stok tersebut, Pertamina akan menyuplai dari Kilang Refinery Unit IV Cilacap, Refinery Unit V Balikpapan, dan impor visa Terminal BBM Tuban.

Selain menambah suplai untuk BBM bersubsidi, Pertamina juga memperbanyak outlet untuk penjualan Bahan Bakar Non Subsidi seperti Pertamax, Pertamax Plus, dan Pertamax Dex di SPBU di Jatim. "SPBU-SPBU akan diinstruksikan selama 24 jam khususnya H-7 sampai dengan H-7 lebaran,” ujarnya.

Begitu juga dengan Bahan Bakar jenis Avtur. Bahan Bakar untuk transportasi udara itu pasokannya akan ditambah 12 persen menjadi 1.040 KL/hari yang pada hari normal hanya 925 KL/hari. Avtur akan mengalami peningkatan pada H-7 hingga H+7.

"Pertamina juga membentuk Satgas dan koordinasi dengan lembaga/instansi terkait seperti Hiswana Migas, Bank Persepsi, Kepolisian, dan Pemerintah daerah. Sehingga bisa dipantau,” terangnya.

Sementara untuk LPG akan mengalami peningkatan lebih panjang. Baik itu awal puasa, Lebaran, hingga Lebaran Ketupat.

Sebagai antisipasi Pertamina menyiapkan penambahan penyaluran sebesar 10 persen atau 80.400 metrik ton (MT) dibanding waktu normal sebesar 73.100 MT/bulan. "Stok LPG di depot LPG Perak-Surabaya dan Maspion-Gresik juga akan aman,” Afandi mengakhiri.(bhc/din)


 
Berita Terkait Pertamina
 
Kasus Korupsi Pertamina, Legislator Desak Audit Total BUMN Migas
 
Kejagung Bantah Pertamina: Pertamax Dioplos Pertalite, Dijual Seharga Pertamax
 
Istana Dukung Kejagung Bersih-bersih di Pertamina: Akan Ada Kekagetan
 
Terkait Tuduhan SPBU Semper Layani Pertalite Pakai Jerigen, Ketum FWJ Indonesia: Jangan Asal Tuduh
 
Pemerintah Jangan Simpang Siur Sikapi Penanganan Pasca Kebakaran di Depo Pertamina Plumpang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]