Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Aceh
Proyek Pembangunan RKB oleh Mantan Anggota DPR Belum Setahun Hancur
Monday 25 Aug 2014 20:09:31

Kondisi Sekolah Dasar Swasta (SDS) Alue Mentri di saat hujan proses belajar mengajar harus terhenti akibat atapnya bocor.(Foto: BH/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Paket proyek pembangunan Ruang Kegiatan Belajar (RKB) Sekolah Dasar Swasta (SDS) Alue Mentri kecamatan Babah Roet kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) baru selesai di bangun sudah hancur.

Proyek pembangunan Ruang Kegiatan Belajar (RKB) dengan volume dua lokal menghabiskan anggaran Rp 300 Juta lebih dari dana Otsus tahun 2013 yang dikerjakan oleh Samsuar mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Saat ini gedung tersebut terlihat hancur saat hujan air bercucuran dari atap, begitu juga dengan selasar sudah terlihat hancur.

"Kepala sekolah SDS Alue Mentri kecamatan Babahroet kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Irfandri AM.a saat di hubungi awak media ini membenarkan 2 ruang RKB yang baru selesai di bangun dengan Dana Otsus tahun Anggaran 2013 saat ini sangat memprihatinkan, apa bila hujan proses belajar harus di hentikan, karena atapnya bocor.

"Irfandri menambahkan, "akibat tidak ada pengawasan dari instansi terkait kedua ruangan RKB tersebut bukan hanya bocor di waktu hujan, "selasar belakan juga hancur, semennya turun," ujanya pada awak media ini.

Sementara kontraktor pembangunan RKB SDS Alue Mentri Samsuar saat di konfirmasi awak media ini melalui hendphone selulernya Senin (25/8) mengatakan, "Saya akan perbaiki semuanya, asal bocor itu akibat terkena paku oleh tukang, " sebutnya.

"Kalau soal semen selasar sudah hancur, maklum aja karena pembangunan nya di rawa rawa, kita akan perbaiki yang rusak," sebut Samsuar.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]