Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Kapolri
Presiden Joko Widodo Resmi Mengajukan Komjen Budi Gunawan sebagai Calon Kapolri
Saturday 10 Jan 2015 16:32:43

Ilustrasi. Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.(Foto: dok.BH)
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengajukan Komjen Polisi Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Sutarman yang telah memasuki masa pensiun. Pilihan tersebut dinilai tepat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

"Budi Gunawan adalah sosok yang punya kemampuan profesional yang besar," kata Hasto, diacara perayaan HUT Ke-42 PDI Perjuangan di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu Siang.

Hasto menilai, wajar bila Jokowi memilih bekas ajudan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu sebagai calon Kapolri. Hal itu juga pernah dilakukan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat masih menjabat presiden memilih Pramono Edhie yang juga bekas ajudan Megawati, sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

"Pramono Edhie jadi KSAD wajar saja kalau tempatkan orang yang sudah dikenal. baik jadi ada kesamaan visi-misi," jelas Hasto.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan, tidak mencampuri urusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menentukan Panglima TNI dan Kapolri yang diketahui masa jabatannya akan berakhir ditahun 2015 ini.

“Sikap saya sangatlah tegas dan jelas. Saya selalu menyatakan bahwa Indonesia tidak boleh devoting. Hal ini bukan berarti saya setuju terhadap orang per orang yang diusulkan,” tegas Megawati, dalam pidato di HUT ke 42 PDI Perjuangan, di Lenteng Agung, Jakarta Selatan (Jaksel), Sabtu (10/1).

Megawati menyerahkan sepenuhnya penunjukan nama calon Kapolri dan Panglima TNI ke Jokowi. "Demi penghormatan terhadap institusi TNI dan Polri, saya tidak pernah menyampaikan sikap penolakan," kata Megawati.

Perlu diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Sutarman yang akan memasuki masa pensiun pada 2015 ini.

Dalam surat bernomor R-01/Pres/01/2015 yang ditujukan kepada Ketua DPR-RI pada tanggal 09 Januari 2015, Jokowi menganggap, Jenderal Polisi Drs Budi Gunawan, S.H. MSi mampu dan cakap serta memenuhi syarat untuk diangkat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sementara, sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Wijayanto membenarkan adanya surat Presiden Jokowi kepada DPR-RI terkait permintaan persetujuan penunjukan Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kapolri itu. “Ya,” jawab Seskab singkat saat dimintakan konfirmasinya mengenai kebenaran surat tersebut.(skb/bhc/has)


 
Berita Terkait Kapolri
 
Kapolri: Layani dan Lindungi serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat
 
Kapolri Bilang 'Potong Kepala', Ditambahin Kapolda Metro: Saya 'Blender' Sekalian
 
Program 100 Hari Presisi Kapolri, Prakasa Asabels Nusantara Giatkan Layanan Ambulans Gratis untuk Masyarakat
 
100 Hari Kerja Kapolri Jenderal Listyo Dinilai Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi Nasional
 
Romo Benny Apresiasi 100 Hari Kerja Kapolri: Penyelesaian Masalah Intoleransi dengan Penegakkan Hukum
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]