Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Suap PON Riau
Presiden Direktur PT Chevron Pacific Indonesia Akui Bantu Dana PON Riau
Tuesday 09 Apr 2013 00:07:34

Presiden Direktur PT Chevron Pacific Indonesia, Abdul Hamid Batubara saat menjawab pertanyaan para wartawan di gedung KPK, Senin (8/4).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Selepas diperiksa tim penyidik KPK, Presiden Direktur PT Chevron Pacific Indonesia Abdul Hamid Batubara mengatakan kepada para wartawan bahwa, "kita tidak tahu persis seperti apa kasus dugan korupsi PON ini, namun kita siap terus membantu Komisi pemberantasan korupsi (KPK) untuk terus mendukung KPK," ujarnya Senin (8/4).

Ditambahkannya, "ada bantuan sebesar Rp 53 miliar yang kita berikan untuk PON Riau merupakan wujud kepedulian kita terhadap masyarakat Riau dan kontribusi kita, dan semoga dapat dimanfaatkan untuk masa yang akan datang. Kita bangun gedung serbaguna di Rumbai adalah media center di Pekanbaru, tenis meja di Dumai, api PON di Minas, dan Marching band," tambahnya.

Hamid sendiri semestinya diperiksa penyidik (KPK) dalam kasus dugaan skandal dana PON Riau pada Rabu (3/4) pekan lalu. Namun baru Senin ini Hamid datang memenuhi panggilan pemeriksaan KPK.

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP mengatakan, "Abdul Hamid diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Rusli Zainal (RZ). Rusli Zainal adalah tersangka oleh kasus dugaan korupsi PON Riau," ujarnya. Selain Hamid Batubara, KPK juga hari ini memeriksa supir RZ, KPK sendiri sejauh ini belum mengenakan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap Rusli.

Meskipun demikian, KPK telah melakukan penggeledahan terhadap dua rumah pribadi milik Gubernur Riau Rusli Zainal di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Dua rumah bertingkat itu dilaporkan Rusli pada tahun 2008 bernilai Rp 705 juta, dan RZ juga masih belum ditahan.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Suap PON Riau
 
Mantan Gubernur Riau Divonis 14 Tahun Penjara
 
Kahar Muzakir Bantah Ada Pertemuan Dirinya dan Setya Novanto serta Rusli Zainal
 
Anggota Komisi X DPR Kahar Muzakir, Masih di Periksa KPK
 
Setya Novanto: Pemeriksaan KPK Tak Ada yang Baru
 
Legislator Suap PON Riau Divonis 4 Tahun Bui
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]