Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Demokrasi
Politisi DPR Harapkan Mahasiswa Jadi Agen Perubahan Berdemokrasi
2017-03-13 21:35:07

Anggota Komisi VII DPR RI Andi Yuliani Paris saat memberikan pengarahan kepada 200 mahasiswa/i STKIP Prima. Sengkang, Sulawesi Selatan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (13/3).(Foto: jayadi/iw)
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi VII DPR RI Andi Yuliani Paris menekankan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus bisa menjadi agen perubahan dalam berdemokrasi, khususnya dalam memilih pemimpin di tingkat daerah maupun pusat.

Demikian ditegaskannya di hadapan 200 Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Puangrimaggalatung atau yang lebih dikenal dengan STKIP Prima, Sengkang, Sulawesi Selatan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (13/3).

"Saya mengajak para mahasiswa untuk membantu menyadarkan masyarakat bahwa demokrasi itu hanya tujuan antara, bukan tujuan akhir. Bahwa tujuan akhirnya adalah mensejahterakan masyarakat. Oleh karenanya, mahasiswa sebagai agen of change, harus bisa mengajarkan masyarakat untuk memilih pemimpin yang betul-betul mengerti fungsinya, tidak memilih berdasarkan pemberiannya," tegas politisi dari F-PAN itu kepada mahasiswa/i STKIP Prima.

Selain menekankan konsep agen perubahan, Andi Yuliani juga menjelaskan pentingnya pembentukan moral dan integritas. Menurutnya, masih banyak suara masyarakat yang dengan begitu mudahnya didapatkan dalam pelaksanaan kontes demokrasi atau pemilihan kepala daerah maupun pusat.

Beberapa kalangan masyarakat mudah terpengaruh karena pemberian dari para peserta pemilu sehingga mereka tidak memilih berdasarkan kapabilitas peserta. Selain itu, kurangnya sosialisasi tugas dan fungsi DPR dalam kampanye mengakibatkan minimnya pengetahuan masyarakat tentang peran DPR.

"Untuk itu, mahasiswa harus berperan serta di dalam mensosialisasikan beberapa perundang-undangan yang dibuat DPR, dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang tugas dan fungsi lembaga legislatif," tuturnya

Kepada mahasiswa yang hadir, ia menghimbau agar mereka menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi. Bahkan, dirinya berharap nantinya mereka mampu mempersiapkan diri untuk menjadi bagian dari pelaksana eksekutif maupun legislatif. Terlebih lagi, hasil proyeksi penduduk Indonesia saat ini didominasi oleh usia produktif.

"Kita harapkan nantinya mereka dapat mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin. Bukan hanya sekedar lulus mencari pekerjaan tetapi nantinya mampu menjadi pemimpin di tengah- tengah masyarakat," tandas Andi.(ann,mp/DPR/bh/sya)


 
Berita Terkait Demokrasi
 
Kontroversi Presiden RI, Pengamat: Jokowi Mau Membunuh Demokrasi Indonesia!
 
Jangan Golput, Partisipasi Generasi Muda di Pemilu Penentu Indeks Demokrasi
 
Yanuar Prihatin: Sistem Proporsional Tertutup Bahayakan Demokrasi
 
Peneliti BRIN Ungkap Demokrasi Tak Lagi Sehat Sejak Maraknya 'Buzzer' di Medsos
 
Jelang Tahun 2023, Fadli Zon Berikan Dua Catatan Kritis Komitmen Terhadap Demokrasi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]