Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Kecelakaan Mobil
Polda Metro Minta Maaf Atas Beredarnya Foto Novi Amalia
Thursday 18 Oct 2012 00:58:17

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah menjadi perdebatan, model Novi Amalia muncul dan menjadi buah bibir dikhalayak ramai lantaran menabrak tujuh orang di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (11/10) lalu. Seperti diberitakan sebelumnya, saat mengemudi Novi dalam keadaan setengah telanjang dan ugal-ugalan.

Baru-baru ini telah beredar foto Novi saat baru ditangkap oleh kepolisian Polsek Taman Sari. Kemunculan foto Model panas Novi Amalia semakin membuat heboh ketika ia hanya mengenakan bra biru dan celana dalam putih, lebihnya Novi diduga mabuk saat berkendara, perempuan asal Medan itu dalam keadaan tangan diborgol kebelakang, rambut pendek sebahu yang sedikit acak-acakan. dari hasil pemeriksaan Novi positif menggunakan narkoba jenis ekstasi.

Imbas dari beredarnya foto Novi saat di ruang Serse Polsek Taman Sari, akhirnya malam ini Polda Metro Jaya menyatakan permohonan maaf secara terbuka, atas tersebarnya foto Novi Amilia (25) yang hanya mengenakan pakaian dalam, ketika digelandang ke Markas Polisi.

"Usai menabrak 7 orang di Tamansari, Jakarta Barat dia memang langsung dibawa ke Mapolsek Taman Sari," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, yang menyampaikan permohonan maaf itu juga menyayangkan tersebarnya foto model dewasa, yang saat itu dalam kondisi terpengaruh narkoba.

"Kami cukup menyesalkan. Kami meminta maaf kepada masyarakat yang merasa dirugikan. Kedepan kita akan mematangkan SOP," kata Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (17/10).

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Suntana menyatakan pihaknya telah mengambil tindakan terhadap petugas yang saat itu mengamankan Novi. "Sudah dilakukan pemeriksaan oleh Provost, Propam Polda Metro Jaya siapa yang bertanggung jawab," ujar Suntana.

Terkait kejadian ini ada 7 petugas yang diperiksa dari Polsek Tamansari, termasuk 2 di antaranya adalah Polwan. Suntana juga menyatakan pihaknya akan menelusuri pelaku penyebar foto Novi itu. Ia mengakui, foto Novi yang tersebar ke publik itu diambil ketika Novi berasa di ruang Reserse.

Sebagaimana pemberitaan yang beredar, sebelumnya Novi Amelia memang mengejutkan publik, karena menabrak sejumlah pejalan kaki termasuk dua Polisi yang berusaha menghalanginya. Saat ditangkap, Novi memang tampak teler dan lemas, dan model majalah dewasa ini sempat mengamuk di kantor Kepolisian.(bhc/hpm/put)


 
Berita Terkait Kecelakaan Mobil
 
Livina Terbakar di Tol, Pengemudi Tewas Terpanggang
 
Metromini Dihajar Kereta Api
 
Mobil Box Terbalik di Depan Mabes TNI
 
Akibat Rem Blong, Bus Hantam Pengguna Jalan Hingga Meninggal
 
Sopir Juke Maut Anak Kolonel, Polisi Tidak Takut
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]