Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Import Daging
Penyidik Kompol Novel Baswedan Berhasil Gelandang Tersangka LHI Kasus Suap Impor Daging Sapi
Thursday 31 Jan 2013 03:27:34

Kompol Novel Baswedan saat penangkapan LHI di gedung DPP PKS, Rabu (30/1).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Penyidik KPK, Akhirnya berhasil menangkap Anggota DPR RI yang sekaligus President PKS, Luthfi Hasan Ishaaq (LHI). Saat di gelandang penyidik KPK Lutfi terlihat tegang dan pasrah, Rabu (30/1) malam sekitar pukul 23.45 Wib.

Dalam proses penangkapan yang cepat oleh KPK ini, terlihat sosok Kompol Novel Beswedan, yang namanya sempat mencuat dalam kasus Simulator SIM. beberapa bulan lalu Novel sempat akan di tangkap Polri saat itu, karna diduga KPK sedang heboh menangani kasus Simulator SIM, namun kasus itu telah selesai, dan malam ini Kompol Baswedan kembali muncul dalam penangkapan President PKS.

Novel Baswedan pria kelahiran 1997 Semarang, Jawa Tengah, lulusan Akpol 1998, dan menjadi penyidik KPK pada tahun 2007.

Kompol Novel Baswedan juga ikut di beberapa operasi penting KPK; Tim penjemput M. Nazarudin dari Kolombia ke Indonesia, jadi Saksi di persidangan M. Nazarudin, menangani kasus Wa Ode Ida Nurhayati, ikut dalam pengkapan tangan Bupati Boul Amran Batalimpu, ikut mengeledah kantor Zulkarnain Dzabar.

Malam ini Kompol Baswedan mengaku sudah sejak malam kemarin tidak tidur, karna ikut dalam tim operasi penangkapan Direktur PT Indoguna Utama di rumah tersangka di Cakung, serta Juard Effendi dan Arya Abdi Fandi, dan seorang wanita muda Maharani (19Th), di Hotel Le Merieden, namun Maharani sendiri tidak terlibat langsung dengan kasus ini.

Pada pewarta BeritaHUKUM.com Novel mengatakan," Sudah sejak kemarin malam belum tidur, makanya saya memilih diluar saja," ujar Novel Baswedan di depan gedung DPP PKS Jalan TB Simatupang Jakarta Selatan.

Novel menambahkan," saya membantu Zikir saja di luar sini, Hablum'minallah," ujarnya.

Sementara di tempat terpisah, saat rombongan tiba di Gedung KPK Luthfi langsung di gelandang ke ruang penyidik KPK yang di kawal ketat oleh Kompol Novel Baswedan. Hingga saat ini Luthfi Hasan Ishaaq masih di periksa secara maraton oleh Tim KPK, hingga berita ini di turunkan.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Import Daging
 
MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
 
Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
 
Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
 
Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
 
Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]