Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pembunuhan
Pengusaha Ketering di Temukan Tewas Dengan 16 Luka Tusukan
Monday 03 Feb 2014 22:19:31

Ilustrasi, Pembunuhan.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Seorang wanita muda pengusaha nasi katering di wilayah Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Adika Putri Utomo (31) ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa, tewas dengan luka penuh tusukan dan bersimbah darah. Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan 16 luka bekas tusukan senjata tajam dibagian kepala.

"Pada diri korban ditemukan 14 bekas luka tusukan di kepala bagian belakang, dan ada 2 luka tusuk di kepala bagian depan wajah korban," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan Atmaja di Mapolres Metro Jakarta Pusat Senin (3/2).

Dalam olah TKP tempat kejadian penemuan mayat korban pembunuhan ini, Polisi berhasil mengumpulkan beberapa alat bukti, 1 buah palu yang diduga digunakan untuk memukul korban. Selain itu ditemukan kain selendang yang di duga juga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

Sementara itu, aparat satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, langsung terjun menyelidiki serta memburu pelaku,"untuk pelaku sendiri masih di dalami yang dia kenal korban atau bukan masih terus kita dalami keterangan saksi-saksi, sementara untuk motifnya sendiri nanti, bila sudah tertangkap akan kita ketahui," ujar lulusan Akpol 1996 ini AKBP Tatan Dirsan Atmaja.

Menurut Tatan, saat ditemukan, kondisi rumah tersebut sepi ketiga karyawannya sudah tidak berada di rumah, sedangkan 2 orang lainya sempat meninggalkan rumah, dalam keadaan pintu tidak terkunci, rumah tersebut juga dijadikan sebagai usaha katering milik korban.(bhc/put)


 
Berita Terkait Pembunuhan
 
Update kasus kematian dosen Untag Semarang, AKBP Basuki jadi tersangka
 
Reka Ulang Kasus Anak Majikan Bengkel Pukul Korban dengan Palu hingga Tewas, Ada 18 Adegan
 
Polda Metro Tangkap 2 ART Pelaku Tindak Pidana 340, 338 dan 368 KUHP
 
Fakta Baru Penyelidikan Kasus Kematian Satu Keluarga di Bekasi, Dugaan Kuat 3 Korban Diracun Bukan Keracunan
 
Perkara Pembunuhan Brigadir J, Terdakwa Ferdy Sambo Dituntut Pidana Penjara Seumur Hidup
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]