Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Artis Film
Pengadilan Iran Penjarakan Aktris Film
Tuesday 11 Oct 2011 01:29:51

Marzieh Vafamehr (Foto: Kalameh.com)
TEHERAN (BeritaHUKUM.com) – aktris Iran, Marzieh Vafamehr dijatuhi hukuman satu tahun penjara. Selain hukuman penjara, Vahamehr juga dihukum 90 cambukan. Hukuman ini diberikan kepadanya, karena bermain dalam film 'My Teheran for Sale'. Film itu menceritakan berbagai larangan terhadap seniman di negara Teluk Presia tersebut.

Seperti dikutip laman Telegraph, Senin (10/10), kabar dijatuhinya hukuman bagi aktris cantik itu, dilaporkan situs oposisi Iran, kalameh.com pada Minggu (9/10). Dalam situs perlawanan itu, menyebutkan Marzieh Vafamehr dijatuhi hukuman oleh pengadilan setempat. Alasannya, karena ia bermain dalam film berisi pengekangan kebebasan berekspresi para seniman negeri tersebut.

"Tim kuasa hukum Marzieh Vafamehr telah mengajukan banding atas hukuman itu. Ia divonis pada Sabtu (8/10)," ungkap situs itu merincinya.

Dijelaskan pula, Vafamehr ditangkap Juli 2011 lalu, setelah muncul di film 'My Teheran for Sale' yang mendapat kecaman keras dari kalangan konservatif. Film tersebut diproduksinya bekerja sama dengan Australia, menceritakan kisah seorang aktris muda di Teheran yang aktivitas teaternya dilarang oleh pihak berwenang. Aktris itu kemudian terpaksa untuk menjalani kehidupan rahasia dalam rangka dapat mengekspresikan dirinya secara artistik.

Kantor berita Fars mengatakan, film itu belum disetujui untuk diputar di Iran dan sedang didistribusikan di negara itu secara ilegal.(afp/sya)


 
Berita Terkait Artis Film
 
Pemeran JR Ewing di Film Dallas Meninggal Dunia
 
Adegan Film Tak Disensor, Cinta Ratu Akan Ajukan Tuntutan
 
Serangan Jantung, Aktor Film Armageddon Tutup Usia
 
Pengadilan Iran Penjarakan Aktris Film
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]