Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Aceh Timur
Pemkab Aceh Timur Luncurkan Durian Faritas Tani
Saturday 23 Nov 2013 08:35:30

Hasballah didampingi Kabag Humas T.Amran, SE dan Kadistan Anas Johan meluncurkan penanaman durian Faritas, di Pusat Perkantoran Pemkab Aceh Timur di Kecamatan Idi Rayeuk.(Foto: BH/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melancurkan penanaman tanaman Durian jenis Faritas Tani di wilayah tersebut. Penanaman awal dimulai di Pusat Perkantoran Pemkab setempat, di Titi baro Kecamatan Idi Rayeuk, Jumat (22/11).

Para petani diberikan bantuan bibit Durian jenis Farita, untuk ditanam oleh para pekebun dan petani di sejumlah Kecamatan dalam wilayah Kabupaten setempat.

Penanaman Durian tersebut dinilai jenis Durian Farita unggulan, buahnya lebih besar dari durian biasa. Dalam peluncuran tersebut, ikut hadir Bupati Aceh Timur Hasballah M.Thaib (Rocky), dan Sekretaris Daerah M.Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP serta Kepala Dinas pertanian setempat Ir. Anas Johan, MM.

Pada kesempatan tersebut hadir juga Kepala Dishutbun Aceh Timur Ir. Saifuddin,MP dan Kepala Bappeda Ir. Yusri serta Kepala Dinas Kesehatan Hewan, Ir.A.Rachman.

Kadistan Aceh Timur, Anas Johan disela-sela launching menjelaskan, "penanaman 200 batang bibit durian jenis Faritas, sebagai luncuran perdana, kita lakukan dalam rangka membangun kawasan pusat perkantoran melalui budi daya tanaman buah-buahan jenis durian,” ujar Anas Johan.

Selain untuk penghijauan atau pertamanan di kawasan Pemkab Aceh Timur, pokok durian yang akan berbuah 3 - 5 tahun itu juga berfungsi sebagai keindahan lokasi Pusat Pemerintahan dan untuk menghadang debu yang beterbangan, serta dapat menahan longsor. Selain itu juga pohon durian ini nantinya juga bisa dijadikan sebagai tempat pelindung hewan terbang, hingga akhirnya menciptakan suhu dingin yang layak juga dijadikan, sebagai tempat belajar di alam bebas seraya bertafakkur,” sebut Anas Johan.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh Timur
 
Kejati Aceh Tetapkan Mantan Bupati Aceh Timur Sebagai Tersangka
 
Camat Idi Tunoeng Lantik Nurdin Jalil Jadi Imum Mukim Kota Baro
 
Kemenag Aceh Timur Memperingati Maulid Nabi dan Temu Pisah Kakankemenag
 
KSDA Aceh Timur Santuni Balita Penderita Lumpuh Layu dan Hidro Sefalus
 
LSM, Ormas Minta Kajati dan BPKP Aceh Periksa Dugaan Gratifikasi Sekda Aceh Timur
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]