Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Bus Transjakarta
Pejalan kaki Tewas Terlindas Bus Transjakarta
Wednesday 21 Mar 2012 21:06:30

Ilustrasi bus Transjakarta (Foto: BeritaHUKUM.com/RIZ)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) –Seorang pejalan kaki kembali tewas akibat ditabrak bus Transjakarta koridor X jurusan Cililitan-Tanjungpriok di Jalan Jendral Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (21/3). Korban yang diketahui bernama Suneta (35) itu, tewas akibat luka parah di bagian kepala dan kakinya.

Peristiwa ini terjadi, ketika korban hendak menyebrang jalan dari arah barat ke arah timur. Namun pada saat bersamaan, tengah melaju bus Transjakarta dari arah selatan menuju utara hingga akhirnya menabrak pejalan kaki tersebut. Korban langsung dilarikan ke RS Pertamina Jaya, namun ia mengembauskan nafasnya terakhirnya setelah menjalani perawatan tidak terlalu lama.

Menurut Kanit Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Antoni Wijaya, korban diketahui warga Desa Larangan Jambe, RT 05/02, Indramayu, Jawa Barat. Selain Suneta, korban lainnya adalah Pipit Novianti (26) yang merupakan keponakan korban. Namun, dia selamat, karena hanya mengalami luka ringan di bagian di bahu akibat tersenggol bus dan terjatuh.

Pramudi bus Transjakarta yang menabrak korban itu, lanjut dia, diketahui bernama Lukman Hakim (42). Saat ini, yang bersangkutan berserta kendaraanya itu telah diamankan Satlantas Polres Jakarta Pusat. “Sudah kami amankan pengemudi dan busnya. Kasusnya masih diproses,” jelas Antoni.

Sementara Pipit Novianti mengatakan, peristiwa itu terjadi saat ia dan pamannya hendak menyemberang jalan. Namun tiba-tiba, bus Transjakarta melintas dan menabrak mereka. “Paman saya terlindas kakinya karena posisinya ada di depan saya,” papar dia.

Menurutnya, ia ditemani pamannya datang ke Jakarta untuk memenuhi panggilan kerja di kawasan Halim, Jakarta Timur. “Kami mau ke tempat penyaluran TKI d idaerah Halim, karena ada panggilan kerja. Saya baru ke Jakarta dan minta diantar paman saya. Jenazah paman saya akan dibawa ke kampong untuk dimakamkan," jelasnya dengan mata berkaca-kaca.(bjc/irw)


 
Berita Terkait Bus Transjakarta
 
Awas Masuk Jalur Trans Jakarta Denda Rp 1 juta
 
Bus Transjakarta Koridor I Terbakar
 
Pejalan kaki Tewas Terlindas Bus Transjakarta
 
Transjakarta Laporkan Pembajakan Tiga Bus Feeder
 
Pamen Polri Tewas Terlindas Bus Transjakarta
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]