Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Aceh
Pegawai Aceh Timur Wajib Wajib Mengikuti Pengajian Rutin
Saturday 14 Sep 2013 18:33:28

PNS Aceh Timur saat mengikuti Apel Jumat Perdana di halaman Kantor BPKK Idi.(Foto Dokumen BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur Muhammad Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP me’wajib’kan pegawai baik honor, kontrak lebih-lebih Pegawai negeri Sipil (PNS) untuk mengikuti Pengajian Rutin.

Kegiatan Dinas Syariat Islam (SI) digelar setiap selesai Pelaksanaan Ibadah Shalat Jumat di Masjid Agung Darussalihin Idi, saat ini sangat sedikit pegawai yang mengikuti pengajian rutin tersebut, jika dipersentasekan hanya 30-40 persen dari jumlah seluruhan pegawai lingkungan Pemkab yang mengikuki pengajian.

"Pengajian tersebut yang digelar terbuka untuk umum," lanjut M Ihsan Ahyat di halaman Kantor BKPP Aceh Timur di Idi, Jumat (13/9), pegawai di SKPK yang tidak mengikuti pengajian, bahkan saat dilakukan pengecekan tidak ada di kantor dan tidak ada di masjid. Padahal, perintah pimpinan masih dalam jam kerja.

"Pengajian yang dilangsungkan sejak pukul 15:00 – 16:00 Wib, selam 1 jam tiap hari jumat, Saya mengajak teman-teman di SKPK untuk mengikuti pengajian tersebut, sehingga hablum minnallah wahablum minannas terus terjalin dan semakin erat,” ujar M.Ihsan.

Selain mengikuti pengajian, PNS juga kita harapkan terus berkarya dan memprogramkan berbagai kegiatan untuk kemajuan Aceh Timur yang lebih baik.

“Namun yang paling penting melayani masyarakat itu paling utama yang harus dilakukan seorang PNS dan hindari menunda pekerjaan kantor,” tandas M Ihsan Ahyat.(bhc/rls/kar).




 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]