Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Filipina
Pasca Topan Filipina, Jenazah Masih Ditemukan
Friday 13 Dec 2013 17:44:59

Para pengungsi korban Topan Haiyan di Filipina.(Foto: AP)
FILIPINA, Berita HUKUM - Sekitar 30 jenazah ditemukan setiap hari di Filipina lebih dari satu bulan setelah terjangan Topan Haiyan.

Para pejabat dari manajemen bencana menambahkan jumlah korban meninggal akibat bencana itu tercatat lebih dari 6.000 orang sementara 1.800 lainnya masih hilang.

Berdasarkan jumlah korban itu, Topan Haiyan yang melanda November lalu - merupakan bencana terparah yang tercatat di Filipina.

Para pejabat memperkirakan upaya pembangunan kembali rumah untuk lebih 16 juta jiwa akan memakan waktu paling tidak tiga tahun.

Regu pencari menemukan 27 jenazah di kota yang paling parah terkena bencana, Tacloban, kata juru bicara Badan Penanganan Bencana Filipina, Reynaldo Balido.

Balido mengatakan identifikasi antara 20-30 mayat yang ditemukan setiap hari sulit dan memakan waktu karena jenazah sudah membusuk.

Temuan jenazah Kamis (12/12) malam itu meningkatkan jumlah korban menjadi 6.009.

Seentara Menteri Kesejahteraan Sosial Corazon Soliman mengatakan rumah-rumah sementara dan penampungan darurat tengah dibangun.

Korban gempa juga mendapatkan bantuan uang tunai sebagai imbalan kerja mereka untuk membantu mendistribusikan bantuan.

"Kami akan memberikan bahan-bahan untuk membangun rumah mereka, namun kami menekankan kepada pemerintah daerah bahwa perumaman baru harus dibangun paling tidak 40 meter dari garis batas air pasang di laut," kata Soliman.(BBC/bhc/rby)


 
Berita Terkait Filipina
 
Operasi Menumpasan Kelompok Abu Sayyaf, 15 Tentara Filipina Tewas
 
Korban Kebakaran Pabrik Sepatu Filipina Mencapai 72 Jiwa
 
AS-Filipina Teken Kesepakatan Militer Baru
 
Pasca Topan Filipina, Jenazah Masih Ditemukan
 
Tiga Wartawan Radio Filipina Dibunuh
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]