Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Kompolnas
Pansel Kompolnas Umumkan 24 Calon Anggota Kompolnas yang Lolos
2016-03-30 15:36:10

Pansel Kompolnas telah menseleksi tahap IV. Pengumuman lolosnya 24 orang tersebut dilakukan di Gedung Kompolnas, jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (30/3).(Foto: BH/as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Panitia Seleksi (Pansel) Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) telah menjaring dari 50 peserta menjadi 24 orang calon anggota Kompolnas lolos seleksi tahap IV. Pengumuman lolosnya 24 orang tersebut dilakukan di Gedung Kompolnas, jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (30/3).

Ketua Pansel Kompolnas, Komjen Pol (Purn) Imam Sudjarwo mengatakan 24 peserta yang lolos, terdiri dari 11 peserta dari unsur pakar kepolisian dan 13 peserta dari unsur masyarakat. 24 peserta yang lolos tersebut 23 pria dan 1 wanita.

"Dengan rincian 11 dari pakar kepolisian terdiri dari 8 purnawirawan dan 3 non purnawirawan. 3 Non Purnawirawan rinciannya akademisi dan pengamat kepolisian," kata Imam Sudjarwo.

Selanjutkan peserta calon anggota Kompolnas akan mengikuti tes kesehatan fisik dan jiwa pada tanggal 4-5 April 2016 di RS Sukamto, Kramatjati, Jakarta Timur. Setelah tes kesehatan dilanjutkan dengan tes wawancara pada 6-7 April 2016 di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan.

Dari 24 orang peserta calon anggota Kompolnas yang lolos, terdapat dua wartawan yakni Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) Gardi Gazarin (Suara Pembaruan) dan Nuruddin Lazuardi. Hasil pengumuman pada hari ini, tidak terdapat satu pun incumbent anggota Kompolnas yang lolos ke tahap seleksi selanjutnya.

Anggota Pansel Kompolnas, Neta S Pane menambahkan bahwa, Pansel masih membuka kesempatan kepada masyarakat sampai tanggal 11 April 2016 untuk memberikan informasi atau data menyangkut rekam jejak (track record) para peserta seleksi.

"Pansel akan menampung aspirasi masyarakat. Bisa via WhatsApp atau SMS. Nanti kita juga mengundang masyarakat untuk melakukan kroscek atas laporan yang disampaikan, untuk mencari kebenarannya," tegas Neta.

Berikut 24 daftar nama calon anggota Kampolnas yang lolos: Andrea H. Poeloengan, Andriyansyah, Irjen Pol (Purn) Bekto Suprapto, Benedictus Bambang Nurhadi, Budi Widjaja Soetjipto, Daniel Nawolo Baskoro, Dede Farhan Aulawi, Brigjen Pol (Purn) Dzainal Syarier, Eddie Kusuma, Eki Baihaki, Gardi Gazarin.

Selanjutnya: Irjen Pol (Purn) Herry Haryanto, Brigjen Pol (Purn) I Gusti Ketut Budiartha, Brigjen Pol (Purn) M. Nasser Amir, M. Taufik Yasak, Muhammad Khoirul Anwar, Nuruddin Lazuardi , Poengky Indarti, Brigjen Pol (Purn) Pranowo Dahlan, Riza Suarga, Irjen Pol (Purn) Sadar Sebayang, Wahyu Prijo Djatmiko, Irjen Pol (Purn) Yotje Mende, dan Yudi Hidayat.(bh/as)


 
Berita Terkait Kompolnas
 
Kompolnas Berharap Proses Seleksi PAG di Polda Metro Kedepankan Prinsip BETAH
 
Kompolnas Puji Kesigapan Bidpropam Polda Metro Periksa Oknum Polisi yang Cekcok dengan Paspampres
 
Kompolnas: Polri Luar Biasa Sigap Bantu Pemerintah Atasi Pandemi Covid-19
 
Kompolnas Sambut Baik Biro Paminal Divpropam Polri Adakan Patroli Siber
 
Kompolnas ke Bidpropam Polda Metro: Bagus, Jika Layanan Pengaduan Dapat Pujian dari Pelapor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]