Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Plat Mobil Palsu
Nopol Mobil Palsu, Anas Harus Diperiksa
Monday 30 Apr 2012 21:25:37

Dua Mobil Anas dengan 1 Plat Nomor Polisi (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Presidium IPW, Neta S Pane mendesak kepada aparat kepolisian agar memeriksa dan mengusut tuntas kasus kepemilikan nomor Polisi ganda pada mobil milik Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

“Pemalsuan plat nomor adalah tindakan pidana. Jangan karena Anas adalah ketua Partai Politik lalu dirinya mendapat keistimewaan, sehingga pihak Kepolisian enggan untuk memeriksanya,” ujar Neta saat dihubungi oleh BH, Senin (30/4).

Menurutnya, selaku pemilik mobil harusnya Anas diperiksa, karena tidak mungkin dia tidak mengetahui akan hal itu. Polisi juga harus menyita dua mobil yang digunakan oleh Anas. “Kalau Polisi tidak tegas, nanti akan banyak orang ikut-ikut menggunakan pelat palsu," kata dia khawatir.

Seperti diketahui, plat nomor polisi B 1716 SDC yang digunakan Anas Urbaningrum adalah palsu, hal ini mencuat ketika plat mobil tersebut digunakan di dua mobil Anas yang berbeda. Pertama, plat nomor itu digunakan pada mobil Toyota Innova Anas ketika mengantar istrinya, Athiyyah Laila menjalani pemeriksaan di KPK Kamis kemarin. Nomor yang sama juga digunakan pada mobil Toyota Velfire Anas pada Maret lalu saat Anas hadir di acara Partai Demokrat di Bumi Perkemahan Cibubur.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto dari data yang diperoleh, nomor Polisi yang sebenarnya untuk Toyota Vellfire warna hitam milik Anas adalah B 69 AUD dengan tahun kendaraan 2010. Mobil itu terdaftar atas nama Wasith Su Ady, warga Cempaka Baru, Jakarta Pusat.

Sementara Kijang Inova milik Anas sebenarnya memiliki plat nomor B 1584 TOM. Mobil itu terdaftar atas nama Irmansyah, warga Jalan Mawar Merah, Malaka Jaya, Jakarta Timur (bhc/dng)


 
Berita Terkait Plat Mobil Palsu
 
Nopol Mobil Palsu, Anas Harus Diperiksa
 
IPW: Kasus Pemalsuan Plat Mobil Anas, Bukan Hal Sepele
 
Wahh' Polri Bilang Plat Mobil Anas Palsu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]