Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Aceh
Memperjelas Tapal Batas antara Aceh Timur dengan Gayo Luwes
Monday 17 Jun 2013 20:04:33

Tim Pemkab Aceh Timur bersama Tim PPBD dan TPBD Aceh.(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Guna memperjelas tapal batas antara Kabupaten Aceh Timur dengan Kabupaten Gayo Luwes, bagian selatan jalan negara Banda Aceh – Medan, tim Pengarah Penegasan Batas Daerah (PPBD) Aceh akan memasang tujuh patok sepanjang lebih kurang 51 kilometer mulai dari timur perbatasan Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara hingga ke barat perbatasan Aceh Timur, Gayo Luwes, Aceh Tengah.

" Bupati Aceh Timur Hasballah M.Thaib melalui Kabag Humas Setdakab Aceh Timur T.Amran SE usai Rapat Tapal Batas di Pendopo Idi pada awak media mengatakan, pemasangan tapal batas encananya akan dilakukan Selasa 18 Juni, berdasarkan kesepakatan bersama dalam Rakor Penegasan Batas Daerah (PBD), Pemkab Aceh Timur dan Pemkab Gayo Luwes yang dihadiri delegasi ke dua belah pihak.

Tim delegasi Aceh Timur dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan. “Rakor yang digelar di Banda Aceh pada Senin 13/5 untuk, pemasangan patok yang diberi nama PBU I hingga PBU VII tersebut untuk memperjelas batas kedua Kabupaten, dilakukan sejak dini untuk menghindari konflik sengketa lahan nantinya.

" Kawasan tersebut, tergolong subur dan memiliki sumber daya alam yang melimpah. “Setelah tapal batas kabupaten selesai, Pemkab Aceh Timur akan memperjelas tapal batas antara kecamatan Simpang Jernih dengan Serbajadi dan dengan Peunarun serta dengan beberapa kecamatan lain.

Ikut hadir dalam pemasangan tujuh patok tersebut, tim PPBD Aceh, tim TPBD Aceh, tim PBD Gayo Luwes, tim PBD Aceh Timur dan camat pada lokasi segmen batas daerah, Camat Serbajadi (Aceh Timur) dan Camat Pining (Gayo Luwes), untuk lokasi awal dipilih Desa Cilike, pemasangan perdana antara dua kabupaten.

Dukungan dari semua masyarakat, sangat diharapkan dalam proses pemasangan patok tersebut," lanjut T.Amran.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]