Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
Masyarakat Aceh Utara Kembali Gelar Upacara Bendera Aceh
Saturday 30 Mar 2013 18:14:29

Suasana pengibaran bendera Bulan Bintang di Aceh Utara, Sabtu (30/3).(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH UTARA, Berita HUKUM - Masyarakat Aceh Utara kembali melaksanakan upacara pengibaran bendera berlambangkan Bulan Bintang, yang berlangsung siang tadi, Sabtu (30/3) sekira pukul 10:00 WIB di lapangan Simpang Ektren Desa Pusong Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara.

Upacara tersebut dihadiri oleh ratusan masyarakat setempat dan sejumlah undangan lainnya berlangsung khidmat.

Sebelum dikibarkan, amatan pewarta BeritaHUKUM.com, oleh masyarakat terlebih dahulu bendera tersebut dipeusijuek oleh tokoh agama setempat yaitu, Tgk. Abdurrahman. Kemudian setelah di tepung tawari, bendera Bulan Bintang langsung dikibarkan sembari diiringi kumandang adzan yang dipimpin oleh seorang pasukan pengibar bendera Tgk Sayed.

Upacara pun selesai, dan para warga serentak bertakbir "Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar" berulang kali.

Masyarakat sangat senang sekali Bulan Bintang bisa dikibarkan di Aceh, bahkan saat upacara berlangsung sempat menarik perhatian masyarakat yang melintasi lokasi upacara. Menurut mereka, upacara bendera Aceh ini sangat dinanti-nanti sejak puluhan tahun lalu, dan alhamdulillah sekarang bisa terwujud dan bisa dikibarkan di Aceh tanpa harus sembunyi-sembunyi, kata Tgk. Yusri, selaku tokoh masyarakat setempat.

Menurutnya, upacara yang dilaksanakan pada hari ini merupakan kemauan masyarakat sendiri tanpa ada paksaan dari pihak manapun, dan inilah bukti bahwa rakyat Aceh sangat menghormati bendera bulan bintang.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]