Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Palestina
Masjid Al-Aqsha Terancam, Jamaah Diganggu Hingga Malam
Sunday 06 Jan 2013 14:41:22

Masjid Al-Aqsha.(Foto: Ist)
PALESTINA, Berita HUKUM - Aneka pelanggaran makin menjadi-jadi dilakukan tanpa ampun oleh penjajah zionis belakangan ini, seperti penggeledahan malam hari, mempersempit dan mengekang warga, mengejar mereka saat mencari rizki, pemaksaan pajak tinggi, penggeledahan rumah, penyitaan tanah. Zionis, dinilai dia, mengorbankan rakyat Palestina dan Masjid Al-Aqsha untuk meraup keuntungan pemilu mereka, Minggu (6/1).

Dalam hal ini Anggota Lembaga Eksekutif Islam di Al-Quds, yang juga guru besar studi Islam di Universitas Al-Quds, Syekh Jamil Hamam, menilai pelanggaran zionis Israel di kota suci Al-Quds dilakukan dalam rangka memanaskan pemilu zionis Israel yang akan digelar pada tanggal 22 bulan ini.

Ia menyebut Masjid Al-Aqsha saat ini dalam tahap sangat berbahaya dan meresahkan rakyat Palestina dan umat Islam dan bangsa Arab. Sebab zionis menerapkan rencana-rencana yang berbahaya terhadap Masjid Al-Aqsha.

Karena itu, kondisi bahaya ini menuntut bangsa Arab dan Islam serta seluruh bangsa yang peduli untuk bergerak cepat dan serius sebagai bentuk tanggung jawab agama dan sejarah untuk menyelamatkan Masjid Al-Aqsha.

Ia menilai penggeledahan dan penggerebakan ke Masjid Al-Aqsha adalah tindakan sistematis yang dilakukan zionis Yahudi dengan dukungan pemerintah resmi, badan intelijen di kota suci dan penciptaan status quo atas masjid suci itu.

"Kita sama-sama mendengar belakangan ini soal rencana zionis membagi Masjid Al-Aqsha secara waktu dan tempat serta usaha membangun lokasi pemukiman khusus yahudi di sekitar Masjid Al-Aqsha dan itu sangat berbahaya," tegas Hamami.(rep/bhc/mdb)



 
Berita Terkait Palestina
 
Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
 
Terekam, Biadabnya Tentara Israel Rayakan Kehancuran RS Indonesia
 
Insiden Terbunuhnya Ismail Haniyeh Perburuk Situasi Timur Tengah
 
Muhammadiyah Konsisten Membela Palestina dari Dulu Hingga Kini
 
Enam bulan pertikaian di Gaza dalam angka
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]