Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
Mantan GAM di Gunung Halimon akan Kibarkan Merah Putih Raksasa
Friday 31 Jul 2015 21:23:15

Tampak Kolonel Inf A. Daniel Chardin dan Mantan Menteri Pertahanan Gerarakan Aceh Merdeka (GAM) Zakaria Saman.(Foto: BH/kar)
ACEH, BeritaHUKUM - Mantan Menteri Pertahanan Gerarakan Aceh Merdeka (GAM) Zakaria Saman dan TNI mejadwalkan pengibaran bendera merah putih raksasa di Gunung Halimon, Kabupaten Pidie, Aceh. Informasi ini diperoleh awak media ini dari mantan juru bicara GAM pusat tiro Suryadi Jamil yang bertindak selaku penghubung antara Kolonel Inf A. Daniel Chardin sebagai Danrem Lilawangsa.

Menurut Suryadi kegiatan tersebut akan dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 70 pada Senin 17 Agustus 2015 mendatang. Gunung Cot Khan Halimon merupakan tempat bersejarah bagi perjuangan GAM di Aceh. Lokasi tersebut pernah dijadikan tempat deklarasi GAM oleh T.Muhammad Hasan Tiro (Wali Nanggroe) pada 4 Desember 1976 lalu.

“Di puncak gunung tersebut terdapat tanah lapang seluas lapangan bola, di lokasi rencananya pengibaran bendera merah putih raksasa akan di kibarkan,' ujar Suryadi.

Suryadi menyebutkan, pertemuan antara Danrem Lilawangsa, Kolonel Inf Achmad Daniel Chardin dengan Zakaria Saman berlangsung di kediaman Zakaria Saman di Keumala, Kabupaten Pidie pada Kamis (30/7) kemarin, pukul 11.00 WIB, sebut Suryadi.

"Gunung Halimon merupakan sejarah pergolakan GAM di Aceh, karena di sanalah awal mulanya konflik Aceh. Sedangkan bendera merah putih yang rencananya akan dikibarkan di sana sepanjang 20 meter X 25 meter," pungkasnya.(bh/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]