gadang-gadang untuk menyongsong persiapan rakyat Indonesia untuk memilih pemimpin baru, dimana LSI sebagai salah satu lembaga" /> BeritaHUKUM.com - Mahfud MD Unggul Pada Hasil Survey LSI Dalam Bursa Capres 2014

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres 2014
Mahfud MD Unggul Pada Hasil Survey LSI Dalam Bursa Capres 2014
Wednesday 28 Nov 2012 17:41:55

Acara survei Calon Pilpres 2014 di gedung Manggala Senayan, Jakarta, Rabu (28/11).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Lembaga Survei Indonesia (LSI) sore hari tadi mengadakan acara pertemuan tokoh Nasional, yang berjudul "Calon Presiden Indonesia 2014". Acara ini di
gadang-gadang untuk menyongsong persiapan rakyat Indonesia untuk memilih pemimpin baru, dimana LSI sebagai salah satu lembaga non pemerintah yang telah konsen dalam melakukan polling tentang penilaian Opinion Leader pemimpin Indonesia 2014.

Acara ini juga sekaligus peluncuran majalah bulanan Indonesia 2014, yang akan diadakan tepat pada hari ini, Rabu (28/11). Acara yang diawali dengan makan siang, bertempat di Gedung Auditorium Manggala Wanabakti, Jln. Gatot Subroto, Jakarta Pusat, tepat bersebelahan dengan gedung MPR DPR RI Senayan Jakarta.

Hadir dalam acara ini sejumlah tokoh nasional, antara lain Mantan Wakil Presiden dan Ketua Partai Golkar HM. Jusuf Kalla, Ketua MK Mahfud MD, Mantan Panglima TNI, Endriartono Sutarto, Ketua fraksi PDIP Tjahjo Kumolo, Pengurus Pusat Partai Demokkrat Hayono Isman, danmantan ketua DPP Fraksi Demokrat DPR RI Achmad Mubarok, Politikus Golkar Tantowi Yahya, Politikus Demokrat Saan Mustofa, Prof. Suhardi Bima Arya, dan beberapa tokoh politik Nasional lainnya.

Mahfud Md mengatakan dalam pertemuan ini, "meski saya di unggulkan, namun saya saat ini tidak berminat untuk meramaikan bursa Presiden, dan bukan tidak mungkin untuk maju," ujar ketua MK asal Madura itu.

Kuskridho Ambardi Direktur Eksekutif LSI mengungkapkan,"untuk figur Rhoma Irama dan Jokowi belum masuk dalam daftar, sebab saat survei ini diadakan kedua tokoh tersebut belum ramai dibicarakan. Namun untuk survei selanjutnya, kemungkinan kedua nama itu akan masuk," ujarnya.

Semantara mantan Wakil Presiden RI, HM. Jusuf Kalla berkomentar mengatakan bahwa beliau cukup bangga karena masih di unggulkan walaupun di peringkat kedua di bawah Mahfud MD.

"Saya belum bisa menentukan apakah akan bergandengan dengan ibu Megawati, atas hasil servei LSI saya mengaku bangga sebab sesuatu yang bagus harus kita banggakan," ungkap jusuf Kalla.(bhc/put)


 
Berita Terkait Pilpres 2014
 
Jelang Pilpres, Bang Yos 'Nyekar' ke Asta Tinggi
 
Bupati Gorontalo Minta Dahlan Gandeng Bupati Kutai Timur Kepilpres
 
Pilpres 2014, Jika Tanpa Jokowi Bukan Pemilu
 
Politisi Narsis, Jalankanlah Politik Etis
 
Jelang Pilpres 2014, Idham: Partai Tidak Mau Kalah Start
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]