Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
KASBI
Konfederasi KASBI Menyampaikan Pesan Solidaritas pada WTFU ke 17 di Durban
2016-10-07 09:18:57

Sunarno, Sekjen Konfederasi KASBI saat menyampaikan pidato orum resmi sidang umum Kongres WFTU ke 17, Durban, Afrika Selatan.(Foto: Istimewa)
DURBAN, Berita HUKUM - Sekretaris Jenderal Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Sekjen Konfederasi KASBI) Sunarno pada acara World Trade Union Congress (WTFU) ke 17 berlangsung pada tanggal 5 hingga 8 Oktober 2016 di Durban Afrika Selatan menyampaikan pesan dan menekankan, kalau perjuangannya dengan komitmen melawan kapitalisme dan sekaligus menurunkan prinsip perjuangan yang terangkum dalam sepuluh (10) tuntutan atau program perjuangan 'SEPULTURA' dalam memerangi neo-liberalisme.

Perjuangan kaum buruh, khususnya KASBI sebagai serikat buruh bewatak progresif, militan, internasionalis yang memiliki anggota sejumlah 138.000 di Indonesia tetap komitmen membangun gerakan penyatuan serikat buruh internasional yang kuat, militan dan berorientasi pada kelas buruh dalam pertarungan melawan sistem kapitalisme dan imperialisme yang semakin menyengsarakan rakyat kecil, kaum buruh, tani, dan masyarakat miskin lainnya

"Konfederasi KASBI menekankan komitmen untuk membangun hubungan yang kuat dan kerjasama dengan semua kawan-kawan anggota WFTU di seluruh dunia," jelas Sunarno, Sekjen Konfederasi KASBI, Kamis (6/10).

"Konfederasi KASBI menyadari bahwa di bawah penindasan kapitalisme dan imperialisme. Maka semua kaum buruh di setiap negara bersatu padu dalam membangun gerakan buruh yang kuat untuk melawan sistem kapitalisme dan imperialisme," cetusnya.

Sunarno mengatakan, kalau dalam beberapa aspek, situasi di Indonesia tidak memiliki banyak perbedaan dengan negara lain. "Bahkan, Pemerintah Indonesia dengan agenda neo-liberalnya telah gagal memberikan kemakmuran dan kebebasan bagi seluruh rakyat," jelasnya.

Memang, situasinya di Indonesia yang kekayaan tanah air dan sembur daya alam melimpah, sambung Sunarno, Sekretaris Jenderal Konfederasi KASBI merasa telah digadaikan pada kaum kapitalis dan dijarah oleh para elit penguasa.

Soalnya, Ia menyatakan dengan sistem kapitalis dan agenda neoliberal, kemiskinan dan penindasan semakin dalam menancapkan kukunya di Indonesia. "Kebijakan TK murah telah membuat kemenangan 8 jam sehari tidak memiliki arti lagi. Karena pekerja dipaksa bekerja lembur untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. Sedangkan kebutuhan dasar semakin mahal dan tidak terjangkau bagi buruh dan rakyat," tegasnya lagi.

Situasi ini muncul diduga menurut Sekjen Konfederasi KASBI sebagai bagian konsekuensi kebijakan Pemerintah yang berorientasi ke pasar dan menghamba pada kepentingan kapitalis. Situasi yang sama juga terjadi di banyak negara. Tidak akan ada kemakmuran dan kebebasan bagi orang di bawah kapitalisme dan neo-liberalisme.

Dibawah inilah kesepuluh (10) tuntutan atau program perjuangan dalam memerangi neo-liberalisme, yang akronim Indonesia menjadi SEPULTURA (Sepuluh Tuntutan Buruh dan Rakyat), yaitu sebagai berikut :

1. Hapuskan Sistem kerja Kontrak dan Sistem outsourcing
2. Tolak Kebijakan Murah Buruh! Terapkan Upah Layak Nasional!
3. Tolak PHK, Union-Busting dan Kriminalisasi Buruh!
4. Laksanakan Hak Buruh Perempuan dan Lindungi Buruh Migran Indonesia!
5. Adili dan penjarakan Pengusaha Nakal!
6. Berlakukan Jaminan dan Perlindungan Sosial, BUKAN Asuransi Sosial!
7. Tanah dan Sumber Daya Alam untuk kesejahteraan Rakyat!
8. Lawan Privatisasi! Bangun Industri Nasional dibawah kontrol Rakyat
9. Pendidikan dan Layanan Kesehatan Gratis untuk Semua Orang!
10. Turunkan Harga Kebutuhan Dasar Rakyat (sembako).

"Sebagai bagian dari anggota WFTU, kami berharap Kongres ke-17 ini, kedepannya WFTU akan menjadi tempat kesatuan bagi semua orang yang tertindas di dunia dalam perjuangan melawan sistem kapitalisme dan imperialisme," ujarnya.

"Kami percaya bahwa dalam gerakan buruh yang kuat dan militan seperti yang ditunjukkan oleh WFTU selama bertahun-tahun, maka kemenangan kelas pekerja akan dicapai," pungkasnya.(bh/mnd)


 
Berita Terkait KASBI
 
Pandemi Covid-19, KASBI Ajak Buruh Jaga Situasi Kamtibmas
 
Konfederasi KASBI Menyampaikan Pesan Solidaritas pada WTFU ke 17 di Durban
 
Konsolidasi Nasional, Buruh Kasbi Berencana Mogok Nasional
 
Once “Dewa 19” Dikelilingi Para Buruh
 
Buruh KASBI Tuntut Hak Normatif di PT IPI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]