Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Teknologi
Ketua MPR: Generasi Muda Mesti Waspadai Ancaman terhadap Karakter Bangsa
2019-11-01 20:01:19

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan bahwa saat ini, bangsa Indonesia tengah merasakan ancaman yang luar biasa terhadap karakter serta jati diri bangsa. Bahkan, 'sosok' ancaman tersebut sangatlah dekat dan sangat akrab dalam keseharian rakyat Indonesia terutama generasi muda yakni kemajuan teknologi seperti smart phone, teknologi informasi digital dan media sosial.

Bamsoet mengindikasikan, jika generasi muda sampai masuk dalam pusaran pengaruh buruk kemajuan teknologi tersebut, maka semuanya akan menjadi robot-robot yang sangat bergantung kepada teknologi, tidak bisa hidup tanpanya dan pemakainya tidak punya lagi cinta, cipta, rasa juga karsa.

Kemajuan teknologi apalagi media sosial, jika tidak disikapi dengan bijak, akan menggerus akal sehat. Kabar dan berita hoax akan semakin mudah untuk menyebar ke seluruh penjuru sampai ke pelosok-pelosok desa, yang pada akhirnya jika diterima secara mentah, akan berpotensi menjadi konflik.

Sebaliknya, jika bangsa ini mampu menggunakan kemajuan teknologi secara bijak, maka kemajuan teknologi tersebut akan menimbulkan dampak positif dan sangat bermanfaat. Seperti, di media sosial via smart phone bisa digunakan untuk berdagang atau berbisnis. Selain itu, media sosial juga mempermudah segala kegiatan mulai dari interaksi antar sesama, membuka serta memperluas jaringan pertemanan dan sebagainya.

Hal tersebut diungkapkan Bamsoet saat acara audiensi Pimpinan MPR RI dengan finalis nasional LCC Empat Pilar MPR 2019, di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (29/10), yang juga dihadiri Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Syarief Hasan dan Arsul Sani.

"Memang pada intinya, kemajuan teknologi bagai pisau tajam bermata dua. Satu sisi membawa kebaikan dan sisi lainnya membawa keburukan. Di sinilah kewaspadaan menjadi sangat penting. Pandai memilah hanya mengambil sisi kebaikan dari kemajuan teknologi menjadi hal yang mesti dilakukan. Pemahaman karakter dan jati diri bangsa yang baik akan semakin mempermudah kita mampu memilah hanya yang baik-baik saja," katanya.

Untuk itulah, lanjut Bamsoet, berbagai upaya pemahaman karakter bangsa yang baik, harus diapresiasi, didukung. Sebab, jika karakter dan jati diri bangsa sudah terbentuk, maka akan menjadi benteng yang kuat untuk menangkal berbagai ancaman-ancaman pengikisan karakter dan jati diri itu sendiri.(MPR/bh/sya)


 
Berita Terkait Teknologi
 
Siap-siap,Inilah Merek HP Tak Bisa Gunakan WhatsApp Per 1 Januari 2025, Termasuk iPhone
 
Legislator Prihatin Anggaran Riset Nasional Tahun 2023 ini Terendah Sepanjang Sejarah Iptek Nasional
 
Legislator Nilai Integrasi Kelembagaan IPTEK dalam BRIN Tidak Berhasil
 
Legislator Mengkritik Tidak Tercantumnya Nama Habibie dalam Lini Masa Perkembangan Riset Nasional di Kantor BRIN
 
Mencapai Keuntungan Ganda Pertanian dengan Teknologi Tenaga Surya
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]