Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Kemenkominfo
Kemenkominfo Blokir Portal Musik Ilegal
Thursday 28 Jul 2011 01:1

Istimewa
JAKARTA-Akibat memiliki potensi kerugian triliunan rupiah per tahun untuk industri musik di tanah air, Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir portal musik gratis. Yang terbukti memberikan akses mengunduh (download) lagu tanpa izin dari pemegang hak cipta.

Angka tersebut, muncul akibat adanya penjualan musik digital dari internet tanpa persetujuan dari pemegang hak cipta sehingga dikhawatirkan merugikan industri fisik rekanan (industri kaset dan cakram padat legal). "Kerugiannya kira-kira sekitar Rp 12 triliun per tahun kalau ini terus terjadi," ucap Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkoinfo) Tifatul Sembiring, usai acara Sosialisasi Stop Illegal Download, Rabu (27/7).

Rencananya pemblokiran akan dilakukan secara bertahap sebagai bentuk sosialisasi, telah di blokir 20 Portal, yang sebelumnya sudah di berikan teguran oleh pihak kementrian . "Secara bertahap akan kami blokir. Sekarang sosialisasi dulu, kalau bisa mereka memblokir diri mereka sendiri supaya kami tidak melakukannya," katanya.

Selain melakukan pemblokiran, Kementrian meminta kalangan industri membentuk grup penilai yang menetapkan konten ilegal yang perlu diblokir sehingga Tim Trust Positive mudah memblokir konten musik ilegal tanpa kendala. Tim tersebut selama ini bersama penyelenggara Internet Service Provider memblokir konten pornografi berdasarkan alamat website.

Meski UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan UU No 19/2002 tentang Hak Cipta, kementerian itu hanya bisa menindak sesuai delik aduan. Tetapi, menurut Kepala Pusat Informasi dan Komunikasi Kemenkominfo Gatot S. Dewabroto, bukan berarti tanpa pengaduan maka aktivitas itu tidak jadi tidak masalah. Portal musik yang masuk black list setelah di verifikasi dengan Software ) Trust Positive akan langsung di blokir. "Kalau white list bisa lanjut, kalau blacklist akan otomatis terblokir," jelasnya.

Mengenai lingkup verifikasi, lanjut dia, akan difokuskan pada portal musik dalam negeri. Untuk melakukan tindakan verifikasi pada portal musik asing cenderung sulit lantaran harus berurusan dengan abitrase internasional.

Sebenarnya, Indonesia telah memiliki dasar hukum untuk melindungi hak cipta di dunia maya, setelah ada UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, terutama pasal 25 yang menyebut, informasi dan atau dokumen elektronik yang disusun menjadi karya intelektual, situs internet, dan karya intelektual yang ada di dalamnya dilindungi sebagai Hak Kekayaan Intelektual berdasar ketentuan perundang-undangan.

Bahkan, pihak yang dengan sengaja atau tanpa hak atau melawan hukum memindahkan atau mentransfer informasi dan atau dokumen elektronik pada sistem elektronik orang lain yang tidak berhak akan dikenai pidana penjara sembilan bulan dan denda maksimal Rp 3 miliar.

Soal perlindungan hak cipta, imbuh Dewabroto, pemerintah memiliki UU Nomor 19/2002 tentang Hak Cipta. Pelanggar hak cipta yang sengaja menyiarkan atau mengedarkan hak cipta pihak lain akan dipidana penjara paling lama lima tahun dan atau denda maksimal Rp 500 juta. (ozc/biz)




 
Berita Terkait Kemenkominfo
 
Kata Meutya Hafid soal Pencopotan Prabu Revolusi dari Komdigi
 
Johnny G Plate Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi BTS BAKTI Kemenkominfo
 
DPR Dorong Kemenkominfo agar Internet Dapat Membantu Perekonomian Masyarakat Pedesaan
 
Kemenkominfo Diminta Perhatikan Keberadaan ORARI
 
Kemenkominfo Lakukan Pemutusan Akses Aplikasi Pesan Chat Telegram
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]