Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Indosat
Kejagung Akan Jemput Paksa Bekas Dirut PT Indosat
Tuesday 18 Dec 2012 20:20:08

Direktur Penyidikan Kejaksaan Agung, Adi Toegarisman.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kejaksaan Agung mengancam akan melakukan upaya paksa terhadap mantan Dirut PT Indosat Mega Media (IM2), Indar Atmanto, jika sampai tiga kali tak memenuhi panggilan tim penyidik, Selasa (18/12).

Semestinya hari ini Indar Atmanto harus datang memenuhi panggilan Kejaksaan Agung. Menurut Direktur Penyidikan Kejaksaan Agung, Adi Toegarisman, yang bersangkutan sudah dua kali dipanggil namun ia tak datang dengan beralasan sakit.

"Besok akan kita panggil lagi untuk yang terakhir kali. Jika masih mangkir saja, ya upaya lain," tegas Adi menanggapi gagalnya rencana pelimpahan tahap kedua berkas perkara skandal korupsi senilai Rp 1,3 Triliun.

Meski demikian, Adi masih memberi kesempatan sekali lagi untuk menunda pelimpahan berkas tersebut. "Tadi kuasa hukumnya sudah mengajukan surat, besok dia akan datang," kata Adi menandaskan.

Menyangkut tersangka lain, yakni bekas Presiden Direktur PT Indosat, Jhonny Suwandie Sjam, tim penyidik telah melakukan pencegahan ke luar negeri selama enam bulan, sejak 30 November 2012.

"Tapi soal ditahan atau tidak, saya tidak dalam kompetensi untuk menjawab, tim penyidik punya alasan-alasan lain," ujarnya menambahkan.

Berdasarkan Hasil Audit BPK bahwa skandal dugaan korupsi pengalihan jaringan frekuensi 3G dari PT Indosat Tbk kepada PT IM2, telah merugikan negara sekitar Rp 1,3 triliun. Semula dugaan kerugian negara ditaksir mencapai sekitar Rp 3,8 triliun.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Kasus Indosat
 
LAPAK Desak Kejagung Tuntaskan Skandal Kasus Indosat
 
Akhirnya Mahkamah Agung Tolak PK Eks Dirut IM2
 
Paska Kasus IM2 Indosat, Menkopolhukam Sambut Sejumlah Perwakilan Masyarakat Telekomunikasi
 
Kasus Indosat - IM2, Sekretaris Korporat Diperiksa Penyidik
 
Penyidik Kejagung Periksa Indar Atmanto dan Jhonny Swandy Sjam
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]