Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Samarinda
Kebakaran di Samarinda 21 Rumah Rata Dengan Tanah 22 KK Kehilangan Tempat Tinggal
Thursday 03 Jan 2013 02:40:50

Kebakaran di Samarinda 21 Rumah Ratah Dengan Tanah 22 KK Kehilangan Tempat Tinggal.(Foto: BeritaHUKUM.com/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Api-api itulah teriakan menggema sekian warga RT. 30 Jl Dr Soetomo Gg. 2 Kelurahan Sidodadi Kecamatan Samarinda Ulu Kota Tepian Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) Rabu (2/1) sekitar pukul 04.15 menjelang azan Subuh. Sijago merah eratakan puluhan rumah di bantaran sungai karang mumus yang berdekatan dengan pasar segiri Samarinda.

Kebakaran di pagie subuh tersebut berawal dari rumah milik seorang warga bernama Marjan (40) yang sehari-harinya bekerja sebagai penggilingan di pasar segiri, sedangkan istrinya Lili (42) bekerja sebagai penjual jajanan kue di pasar segiri, ujar warga sekitar.

Menurut Tanianto (40) yang rumahnya ikut mengatakan pada saat kebakaran dirinya berada di pasar segiri kerja gilingan, tiba tiba api sudah membesar. Hal sama dengan istrinya yang mengaku namanya ibu Dali (43), saat kebakaran dirinya mengantar kue ke pasar untuk jualan. Tiba-tiba ada bunyi ledakan tabung elpiji dan api langsung menyala dan membesar, kebakaran sekitar jam 04.15 subuh itu pas dibelakang tempat tinggal sayan terang Dali.

"Saat kebakaran saya antar kue ke pasar namun tiba-tiba ada bunyi ledakan tabung gas elpiji dan api langsung membesar", ujar Dali.

Sumber lain saksi mata seeorang ibu mudah yang tidak mau di sebutkan namanya yang pertama kali mengetahui kebakaran, bahwa, kebakaran itu pas di samping tempat tinggal saya yaitu rumah yang di tempati pasangan Tanianto dan istrinya Dali, api tiba tiba membesar saya berteriak api .....api.....api...sambil membawah anak saya lari menyelamatkan diri tanpa menyelamatkan barang lainnya, jelas sumber.

Ketua RT. 30 Keluaran Dadimulya H. Helmi Sulaiman mengatakan bahwa, kebakaran sekitar pukul 04.15 wita, dalam kebakaran tersebut ada 21 yang ludes terbakar dengan 22 Kepala Keluarga serta sekitar 65 jiwa, tidak ada korban jiwa, jelas Helmi.

Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol Yos Solata, kepada wartawan mengatakan bahwa kebakaran yang terjadi subuh tersebut tidak ada korban jiwa namun ada 21 rumah serta 22 KK dan sekitar 65 jiwa kehilangan tempat tinggal, sumber api masih dalam pemeriksaan saksi yang melihat kebakaran tersebut, demikian juga dengan sebab terjadinya kebakaran pihaknya masih dalam penyelidikan, tegas Yossolata.(bhc/gaj)


 
Berita Terkait Samarinda
 
AORDA Kaltim Usulkan Daerah Khusus Istimewa Kutai Raya Menjadi Ibu Kota Negara
 
Abdullah Bantah Proyek Gudang Arsip yang Diduga Fiktip di Kantor Dikdukcapil Samarinda
 
Makmur Ajak Masyarakat Beri Pengabdian Terbaik Bagi 'Benua Etam'
 
Pendapatan Daerah Sektor Pajak Menjanjikan dan Harus Digali dengan Optimal
 
Puji Setyowati: Masyarakat Samarinda Dihimbau Bijak Gunakan Panggilan Darurat 112
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]