Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Aceh
Kantor YDBU Hancur Diamuk Santri
Tuesday 07 May 2013 09:08:29

Kantor Yayasan Dayah Bustanul Ulum ( YDBU ) yang hancur diamuk santri, Senin (6/5) malam.(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Sejumlah santri Madrasah ulumul qur'an mengamuk dan memecahkan seluruh fasilitas kantor yayasan. Diduga santri-santri ini sudah jadi kuda politik oknum yang haus kekuasaan, santri seharusnya menuntut ilmu sesuai dengan harapan orang tuanya bukan malah sebaliknya.

Saat ini terindikasi diperalat oknum yang tidak bertanggungjawab untuk menguasai yayasan, setelah kemarin Senin (6/5) para santri menggelar demo dengan membakar ban bekas dan memajangkan poster dari karton yang bertuliskan segera ganti pengurus yayasan.

Diduga akibat pihak yayasan tidak respon dengan tuntutan santri, akibatnya kantor milik yayasan di obrak-abrik santri. Amatan awak media ini di tempat kejadian perkara, para santri yang ikut menggelar demo terus beringas dengan membakar ban serta menghancurkan kantor dan fasilitas yayasan.

Dugaan sementara santri kecewa karena tak seorangpun pengurus yayasan yang mau menemui santri, keadaan yayasan dayah bustanul ulum/madrasah ulumul qur'an yang dulunya menjadi kebanggaan masyarakat Aceh Timur sebelum dimekarkan menjadi tiga kabupaten/Kota saat ini mencekam.

Petugas security dibantu puluhan Polisi dari Polsek Langsa Timur dan polres langsa kewalahan mengamankan situasi, para santri terus beringas dengan mematikan semua lampu dan mengobrak-abrik kantor milik yayasan.

Keadaan mulai aman dua jam kemudian setelah Kapolres Langsa AKBP Haiadi SH.Sik bersama wali santri tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian para santri digiring ke mushalla untuk diberi pengarahan.

Menurut salah seorang santri yang tidak mau menyebutkan namanya didampingi orang tuanya di sela-sela pengarahan dari Kapolres Langsa mengatakan, kami menggelar demo secara sepontan tidak ada yang mengajak, saat ditanya tentang tuntutannya dengan gamblang santri tersebut mengatakan kami hanya mau pengurus yayasan diganti, mengenai suara dentuman mirip letusan senjata api, santri tersebut mengatakan itu suara meriam bambu.

Sementara Kapolres Langsa AKBP Hariadi SH.Sik sampai dengan berita ini diturunkan, belum bisa dimintai tanggapannya.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]